Pemulihan Layanan Bank Jambi Berlanjut, Distribusi ATM Dipercepat

Kamis 02-04-2026,13:45 WIB
Reporter : Andin
Editor : Risza S Bassar

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemulihan layanan perbankan di Bank Jambi terus berjalan pasca gangguan sistem yang sempat terjadi beberapa bulan lalu.

Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan distribusi kartu ATM kepada nasabah, terutama menjelang dan setelah momentum bulan Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar mengatakan kebutuhan kartu ATM sempat meningkat signifikan menjelang bulan puasa.

Namun, pengiriman dari vendor dilakukan secara bertahap karena keterbatasan pasokan. Hingga saat ini, jumlah kartu ATM yang telah tersedia mencapai sekitar 60 ribu kartu dari total kebutuhan yang ditargetkan sebanyak 100 ribu kartu.

BACA JUGA:Pendaftaran SNBT 2026 Resmi Dibuka, UNJA Siapkan 3.797 Kursi di 71 Program Studi

“Sekarang yang sudah datang itu hampir 60 ribu. Memang kita kirimnya bertahap, tidak sekaligus. Tapi stok kita sudah cukup banyak dan terus berjalan pengirimannya,” katanya kepada wartawan Jambi Independent, Kamis, 2 April 2026.

Distribusi kartu ATM sempat mengalami kendala karena vendor penyedia yang berada di Surabaya belum dapat memenuhi kebutuhan secara cepat saat permintaan meningkat di bulan puasa. Namun, setelah Lebaran, pasokan mulai lancar dan kondisi kini dinyatakan semakin aman.

“Setelah Lebaran ini sudah kirim ke kita. Aman sudah. Jadi kalau masyarakat mau PIN ATM di mana pun, sudah siap,” katanya

Selain itu, masih terdapat sekitar 40 ribu kartu ATM yang belum terpenuhi. Pengiriman terus dilakukan secara berkala, dengan rata-rata sekitar 5 ribu kartu per minggu hingga seluruh kebutuhan terpenuhi dalam waktu dekat.

BACA JUGA:Pendaftaran S3 Hukum UNJA 2026–2027 Dibuka, Ini Syarat, Jadwal, dan Biayanya

Di sisi lain, terkait isu keamanan sistem, pihak Bank Jambi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari vendor terkait adanya kelemahan sistem yang diabaikan oleh bank. Mereka juga menyebut bahwa sistem yang digunakan telah terintegrasi dan memiliki standar keamanan tersendiri.

“Belum pernah ada pemberitahuan seperti itu. Sistem ini kan sudah diatur dengan standar keamanan yang ada, dan kami sebagai pengguna mengikuti sistem tersebut,” katanya

Saat ini, Bank Jambi juga masih menunggu hasil audit forensik untuk memastikan penyebab gangguan, termasuk kemungkinan adanya unsur fraud, baik dari internal maupun eksternal.

“Hasilnya belum ada. Bisa saja dari orang dalam atau dari luar. Kita tunggu hasil audit. Kalau memang ada pelanggaran, tentu akan diproses secara hukum,” tegasnya

BACA JUGA:Sekber PSDH Jambi Imbau Waspada Bencana Karhutla 2026 di Provinsi Jambi  

Kategori :