Waspada! Gejala Rem Lembek hingga Getaran Bisa Jadi Tanda Kerusakan Serius Pasca-Mudik

Sabtu 28-03-2026,14:41 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Tradisi mudik yang telah melekat pada masyarakat Indonesia membuat jutaan kendaraan menempuh perjalanan lintas kota hingga ratusan kilometer setiap tahunnya.

Namun, di balik euforia pulang kampung, kondisi kendaraan kerap luput dari perhatian setelah tiba di tujuan.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa perjalanan mudik jarak jauh—terlebih di atas 500 kilometer dengan beban berlebih—berisiko meningkatkan keausan komponen kendaraan secara signifikan.

"Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.

BACA JUGA:Kuota Menipis! PELNI Buka Diskon 30% Mudik Lebaran 2026, Segera Pesan Sebelum Habiss

 

Fokus utama ada pada ban, rem, dan kaki-kaki karena tiga komponen ini yang paling menerima tekanan," ujar Yannes saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Tiga Komponen Prioritas: Ban, Rem, Kaki-Kaki

Menurut Yannes, pemeriksaan kendaraan setelah mudik merupakan langkah krusial yang tidak boleh diabaikan.

Pada bagian ban, pengendara diminta memastikan tekanan udara sesuai standar saat kondisi dingin. Selain itu, perlu diperiksa adanya benjolan, retakan halus, atau keausan yang tidak merata.

Kondisi ban yang tidak optimal dapat berisiko terhadap keselamatan saat berkendara.

Sistem pengereman juga harus mendapat perhatian serius. Pengemudi perlu mewaspadai perubahan pada pedal rem, seperti terasa lebih dalam, muncul bunyi, getaran, atau bahkan bau gosong. Jika ditemukan gejala tersebut, pemeriksaan lanjutan wajib segera dilakukan.

BACA JUGA:Transaction Banking BRI Kian Kokoh, Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 Triliun hingga Februari

 

"Jika mobil terasa bergetar, segera lakukan spooring dan balancing. Dan jika ditemukan gejala serius seperti rem saat ditekan terasa agak dalam dan lembek, bisa jadi ada kebocoran cairan. Sebaiknya hentikan penggunaan dan langsung ke bengkel resmi," jelas Yannes.

Kategori :