Komunikasi yang keras atau lugas bisa ditafsirkan sebagai arogansi, namun jika disertai komitmen substansi dan hasil nyata seperti peningkatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, atau penguatan respon warga, maka kritik tersebut menjadi kurang adil.
Pemimpin yang berkomunikasi tegas tidak berarti tidak berempati; bisa jadi hal itu strategi untuk menjaga stabilitas dan menghindari ambiguitas.
Kesimpulannya, evaluasi komunikasi publik harus memperhitungkan konteks penuh, bukan sekadar potongan video. Intensi komunikasi, antara tegas dan empatik, sebaiknya dipahami sebagai bagian dari strategi kepemimpinan yang lebih luas.
BACA JUGA:Duh! KPK Geledah Rumah Yaqut Terkait Korupsi Kuota Haji
Analisis komunikatif yang adil memerlukan data survei, penilaian menyeluruh, dan penekanan pada substansi kebijakan.
Efektivitas kepemimpinan jauh lebih ditentukan oleh integrasi gaya bicara dan hasil nyata, bukan hanya klaim persepsi.
Untuk itu, masyarakat perlu mendorong diskusi yang lebih seimbang dengan mengedepankan data, konteks, dan substansi, agar kritik terhadap seorang pemimpin benar-benar berfungsi sebagai alat perbaikan, bukan sekadar penilaian sepihak.
*Pemerhati Sosial, Ekonomi dan Kebijakan Publik
Daftar Pustaka
Aulia, Y., Marsidin, S., & Sulastri, S. (2023). Komunikasi dalam Kepemimpinan Transformasional. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/kp/article/view/68
Lawolo, D. K., Mendrofa, S. A., Telaumbanu, E., & Lase, H. (2024). Analisis Kepemimpinan Partisipatif dalam Meningkatkan Efektivitas Komunikasi di Kantor Desa Lewuoguru I Kabupaten Nias. YUME: Journal of Management. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/7842
Putri Setiawati. (2023). Penguatan Peran Pemimpin: Keterampilan, Komunikasi, Negosiasi, dan Pengambilan Keputusan. Ar-raudah: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan. https://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/602
Wibowo, J. A., & Puspitasari, M. (2020). Kepemimpinan Strategis dalam Masa Krisis Pandemi Covid-19 (Belajar dari Pemimpin Daerah Kota Tegal). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. https://ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/1295