Balita Gagal Ginjal Akut Dinyatakan Sehat di RSMH Palembang

Senin 24-10-2022,12:57 WIB
Editor : Surya Elviza

PALEMBANG, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID  -Salah satu pasien balita yang mengalami gejala gagal ginjal akut di Palembang sudah dinyatakan sehat dan diizinkan pulang ke rumah, Senin 24 Oktober 2022.

Hal ini disampaikan oleh  Dokter Spesialis Anak bagian Nefrologi, Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang Eka Intan.

Dikatakan Eka bahwa pasien balita yang mengalami gejala gagal ginjal akut sudah boleh pulang ke rumahnya.

"Pasien ini setelah kami periksa baru suspect dan belum probabel. Kondisinya juga baik dan pasien sudah diizinkan pulang kemarin," ungkap Intan.

BACA JUGA:Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Irjen Teddy Minahasa

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Pemukiman Warga di Panglima Ujung Kuala Tungkal Kebakaran


Sebelumnya, kata Intan, pasien yang sempat dirujuk ke RSMH Palembang pada Kamis 20 Oktober 2022. Sudah melalui pemeriksaan laboratorium dan perawatan penambahan cairan dalam tubuh serta sudah melewati pemeriksaaan tes urine seperti dikutip dari JPNN.com

"Hasil pemeriksaan kondisinya sehat dan tidak ada lagi indikasi penyakit lain dan tidak perlu dilakukan rawat inap," kata Intan.

Meski pasien balita perempuan berusia 3,8 tahun itu telah diizinkan kembali ke rumah, Intan mengungkap, jika kondisinya tetap harus dipantau.

Selain itu orang tua disarankan segera membawa ke rumah sakit kembali apabila keadaannya mengalami keluhan lanjutan. 

BACA JUGA:Ini Tips Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi Global

BACA JUGA:Ginjal Duoria


"Pasien ini sempat tidak mengeluarkan urine, jadi perbanyak minum air putih. Jika ada keluhan lagi segera lakukan pemeriksaan ulang ke poli dan diberikan edukasi tentang kesehatan," pesan Intan.

Adapun riwayat pasien tersebut sempat demam selama 10 hari dan mengonsumsi obat-obatan sirup. Kendati tidak mengeluarkan urine selama dua hari. Namun, kondisi dan fungsi ginjal balita asal Palembang ini masih normal.

"Alhamdulillah meski sempat tidak mengeluarkan urine, tapi setelah diperiksa ginjal balita tersebut masih normal. Kami juga sudah melakukan berbagai tindakan, seperti hemodialisa atau hemodialisis yang merupakan terapi cuci darah," pungkas Intan. *

 

Kategori :