Akhir Pekan, Harga Emas Melemah Lagi..

Sabtu 08-10-2022,10:16 WIB
Editor : Surya Elviza

JAKARTA,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID  - Memasuki akhir pekan, harga emas hari ini melemah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Logam mulia ini mengalami pelemahan lagi pada saat laporan pekerjaan AS untuk September yang kuat dan membuat USD berjaya.

Tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,5 persen dari 3,7 persen pada Agustus.

Analis pasar menilai laporan pekerjaan AS yang kuat menunjukkan pasar tenaga kerja dalam kondisi yang lebih baik daripada yang mungkin diperkirakan.

BACA JUGA:Pasca Diperiksa Polisi, Baim Paula Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BACA JUGA:Tips Merawat Sepeda Motor Pasca Banjir

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat 7 Oktober 2022 bahwa ekonomi AS menambahkan 263 ribu pekerjaan pada September seperti dikutip dari JPNN.com

Di sisi lain, kenaikan lebih rendah dari 315 ribu yang direvisi naik Agustus, itu melampaui tingkat 250 ribu yang diproyeksikan para ekonom.

Hal itu diprediksi akan memberikan kelonggaran bagi Federal Reserve (The Fed) untuk terus menaikkan suku bunga.

Menyusul laporan pekerjaan, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya termasuk euro, reli untuk hari ketiga berturut-turut, mencapai tertinggi sesi 112,7 dan beringsut menuju tertinggi 20 tahun yang dicapai seminggu yang lalu.

BACA JUGA:Mobilitas Angkutan Batu Bara Padati Jalan Lintas Jambi-Palembang, Masyarakat Khawatirkan Hal Ini

BACA JUGA:Status Pendamping Desa Diusulkan Menjadi PPPK

Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan mencapai tertinggi satu minggu di 3,906 persen, hanya sekitar satu poin dari tertinggi 11-tahun di 4,019 persen yang tercatat pada 27 September.

"Terlepas dari kenaikan mingguan, penurunan emas dapat berlanjut jika reli dolar dan imbal hasil obligasi AS yang menyertainya tidak berhenti," kata Kepala Strategi Teknis SKCharting.com, Sunil Kumar Dixit.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh USD 11,5 atau 0,67 persen menjadi ditutup pada USD 1.709,30 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD 1.722,80 dan terendah sesi di USD 1.698,40.

Harga emas Desember terangkat 2,2 persen, memperpanjang kenaikan 1,3 persen minggu sebelumnya.

BACA JUGA:Sumur Ilegal di KM 51 Kabupaten Batanghari Semburkan Minyak, Ini Penjelasan Pertamina dan Polda Jambi

BACA JUGA:Status Pendamping Desa Diusulkan Menjadi PPPK

Harga emas berjangka ditutup tak berubah pada angka USD 1.720,80 pada Kamis 6 Oktober 2022 setelah tergelincir USD 9,70 atau 0,56 persen menjadi USD 1.720,80 pada Rabu 5 Oktober 2022 . *



Kategori :