Marak Kasus PMK, 35 Sapi di Penyengat Rendah Divaksin

Minggu 26-06-2022,19:38 WIB
Reporter : Gita Savana
Editor : Rizal Zebua

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pemerintah saat ini tengah mencegah kasus PMK yang tengah marak. Mengingat, penyakit tersebut dapat menular. Terlebih saat ini sudah mulai mendekati lebaran Idul Adha.

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi turut menjadi perhatian Pemerintah Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Mengingat, di kawasan tersebut cukup banyak warga yang merupakan peternak. Setidaknya ada 35 ekor sapi milik warga setempat.

Dengan maraknya kasus PMK saat ini, pihak kelurahan pun terus mengimbau warga untuk menjaga hewan ternaknya. Salah satu upaya dari pemerintahan, kata Lurah Penyengat Rendah, Abdul Aris Ramadhani ialah melakukan vaksinasi kepada sapi-sapi tersebut.

BACA JUGA:Pertama di Jambi, Jurnal ‘Uti Possidetis’ FH UNJA Jadi Jurnal Hukum Internasional yang Sudah Terakreditasi

BACA JUGA:Ponpes Almukhsinin Juara Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 Zona Kerinci

“Ini sebagai upaya pencegahan penyakit menular,” kata dia.

Aris mengatakan, dari total 35 ekor sapi milik warganya itu telah diperiksa dan hasilnya negatif PMK. Sapi tersebut juga sudah divaksin. Ia berharap, agar warga dapat menjaga sapi-sapi untuk tetap berada di dalam kandang.

Sebab menurutnya, sapi yang berkeliaran cukup mengganggu warga sekitar. “Kalau di jalan lintas sudah tidak ada yang berkeliaran, tetapi masih ada di jalan di kawasan rumah,” ujarnya.

Pihaknya juga melakukan sosialiasi agar dalam membeli sapi para warga dapat lebih berhait-hati. “Untuk di Penyengat Rendah Cuma ada sapi. Untuk kambing tidak ada. Jadi dilakukan vaksiansi dan sosialisasi kepada warga yang memiliki sapi saja,” tandasnya.(tav/zen)

Kategori :