Jelang Idul Adha, Pemprov Jambi Jamin Seluruh Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Melianawati Aritonang.--andin/jambi-independent.co.id--
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jambi memastikan kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan sehat. Pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban pun sudah dilakukan di seluruh kabupaten/kota.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Melianawati Aritonang, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban atau antemortem sebelum hewan dipotong.
“Petugas kita sudah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Setelah dipotong nanti juga dilakukan pemeriksaan postmortem terhadap dagingnya,” katanya saat diwawancarai, Selasa 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan, seluruh data hewan kurban yang dipotong nantinya akan dilaporkan melalui sistem iSIKHNAS. Dengan begitu, jumlah sapi, kerbau, kambing, hingga domba yang dipotong selama Idul Adha dapat diketahui secara pasti.
BACA JUGA: Jasa Raharja Muara Bungo Gelar Forum LLAJ, Fokus Petakan Titik Rawan Kecelakaan di Kabupaten Sarolangun
Melianawati juga menagtakan di lapangan terdapat beberapa ternak yang mengalami demam dan pilek akibat cuaca musim hujan. Namun kondisi tersebut sudah ditangani oleh petugas kesehatan hewan.
“Teman-teman di lapangan sudah melakukan pengobatan. Hewan yang akan dikurbankan wajib sehat dan nantinya harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan berwenang,” katanya.
Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemprov Jambi memastikan kondisi saat ini aman. Vaksinasi PMK telah dilakukan di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
“Kita berharap saat kurban nanti tidak ada lagi ternak yang terkena PMK secara klinis karena vaksinasi sudah dilakukan,” jelasnya.
BACA JUGA:Pajak Mobil Listrik 2026 Sudah Berubah: Tidak Lagi Gratis, Ini Cara Hitung dan Simulasi PKB-nya
Selain vaksinasi PMK, petugas juga memberikan obat cacing kepada ternak guna memastikan hewan kurban layak dikonsumsi masyarakat.
Sementara itu, untuk stok hewan kurban di Provinsi Jambi saat ini melianawati menagatakan masih surplus, bahkan beberapa daerah penyangga seperti Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari siap memasok kebutuhan hewan kurban untuk Kota Jambi.
“Dalam satu minggu terakhir diperkirakan akan ada peningkatan jumlah ternak yang masuk. Ketersediaan untuk Kota Jambi dipastikan terpenuhi,” katanya.
Ia juga menyebutkan, bantuan sapi kurban Presiden tahun ini kembali diberikan untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Total terdapat 12 ekor sapi bantuan Presiden yang disalurkan.
BACA JUGA:Cara Charging Mobil Listrik yang Benar: Level 1, Level 2, Fast Charging dan Biayanya di Indonesia
“Tujuannya untuk meningkatkan semangat peternak memelihara sapi dengan kualitas yang lebih baik,” ujarnya.
Untuk kebutuhan hewan kurban tahun ini, hingga awal Mei tercatat sekitar 13 ribu lebih hewan kurban telah terdata. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah dan tidak jauh berbeda dibanding tahun lalu. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:











