bank jambi terbaru

Perombakan KPK: Ini Daftar Pejabat yang Dilantik, Termasuk Direktur Penyidikan

Perombakan KPK: Ini Daftar Pejabat yang Dilantik, Termasuk Direktur Penyidikan

Pelantikan pejabat KPK.-ANTARA-

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perombakan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan lembaga antirasuah tersebut. Salah satu jabatan yang kini resmi diisi adalah Direktur Penyidikan, yang dipercayakan kepada Achmad Taufik Husein.

Pelantikan berlangsung di Gedung Juang KPK, Jakarta, Kamis 5 November 2026. Selain Achmad Taufik Husein, enam pejabat lainnya juga dilantik untuk mengisi sejumlah posisi di lingkungan KPK.

Pengisian tujuh jabatan tersebut menjadi bagian dari langkah KPK memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks. Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa mengatakan, pelantikan ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi.

Lebih dari itu, proses pengisian jabatan diharapkan dapat memperkuat penerapan sistem merit dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh insan KPK untuk berkembang sesuai kemampuan masing-masing. “Proses ini diharapkan semakin memperkuat penerapan sistem merit sekaligus membangun kepercayaan bahwa setiap insan KPK memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengemban amanah sesuai kapasitas serta kompetensinya,” kata Cahya.

BACA JUGA:Resep Capcay Kuah Sederhana, Hidangan Sayur Hangat untuk Menu Keluarga

Menurutnya, penguatan kelembagaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap unit kerja di KPK dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara optimal. Selain Achmad Taufik Husein sebagai Direktur Penyidikan, terdapat enam pejabat lain yang mendapatkan amanah jabatan baru.

Mereka adalah Arend Arthur Duma yang dilantik sebagai Direktur Antikorupsi Badan Usaha, serta Imam Turmudhi sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III. Selanjutnya, Juned Junaidi dilantik sebagai Inspektur.

Sementara itu, Amalia Rosanti dipercaya mengisi jabatan Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat Dewan Pengawas. Dua pejabat lainnya adalah Elih Dalilah yang dilantik sebagai Kepala Sekretariat Bidang Pencegahan dan Monitoring, serta Raden Natalia Kristianto sebagai Kepala Bagian Litigasi dan Perlindungan Saksi.

Dengan pelantikan tersebut, tujuh posisi di lingkungan KPK kini diisi oleh pejabat yang telah melalui proses pengisian jabatan berdasarkan mekanisme manajemen talenta. Cahya menjelaskan, pengisian tujuh jabatan tersebut dilakukan melalui penerapan manajemen talenta.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Amrizal Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Golkar Ditahan

Dalam prosesnya, KPK mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, hingga hasil penilaian kinerja. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari penerapan sistem merit dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan lembaga antirasuah.

Melalui mekanisme tersebut, pengisian jabatan diharapkan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan kapasitas pejabat yang bersangkutan, sehingga setiap posisi dapat dijalankan oleh personel yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Cahya juga meminta para pejabat yang baru dilantik segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Mereka diminta menetapkan prioritas kerja serta memastikan target kinerja sejalan dengan arah strategis KPK. Menurutnya, jabatan baru harus diikuti dengan tanggung jawab nyata dalam meningkatkan kinerja lembaga, bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur organisasi.

“Laksanakan amanah jabatan dengan penuh integritas, perkuat kolaborasi, dan dorong inovasi serta perbaikan berkelanjutan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya. Di tengah tantangan pemberantasan korupsi, integritas menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada para pejabat baru KPK.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait