Dokter Muda Tewas! Menkes Turun Langsung ke RSUD KH Daud Arif, Sistem Internship Dirombak Total?
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberi keterangan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.-ade/jambi-independent.co.id-
KUALA TUNGKAL, JAMBI INDEPENDENT.CO.ID – Kematian dokter internship muda, Myta Aprilia Azmi, pada 1 Mei 2026, menjadi sorotan nasional dan mengguncang dunia medis Indonesia.
Kasus yang viral ini membuat Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin turun langsung ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, Rabu 6 Mei 2026 untuk memastikan investigasi berjalan serius dan menyeluruh.
Kedatangan Menkes di Kuala Tungkal sekitar pukul 10.00 WIB langsung menjadi perhatian publik.
Didampingi Gubernur Jambi Al Haris serta jajaran Kementerian Kesehatan, Menkes terlebih dahulu menggelar rapat internal di kantor Bupati Tanjab Barat bersama kepala daerah dan pihak terkait.
BACA JUGA:TNI Turun Lewat TMMD! Jalan Desa Dibuka, Air Bersih Mengalir di Sarolangun
Usai rapat, rombongan sempat beristirahat di rumah dinas bupati sebelum melanjutkan kunjungan ke rumah sakit.
Sekitar pukul 13.00 WIB, Menkes tiba di RSUD dan langsung melakukan investigasi tertutup selama lebih dari 1 jam sebelum memberikan keterangan resmi.
Dalam pernyataannya, Menkes menyampaikan duka mendalam sekaligus mengungkap fakta yang mengejutkan.
“Kami sangat berduka. Dalam tahun ini saja sudah ada beberapa dokter yang meninggal. Ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Ia menilai, kasus ini menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi total terhadap program internship yang telah berjalan lebih dari 10 tahun.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan menetapkan sejumlah pembenahan mendasar.
Salah satu yang paling krusial adalah pengaturan jam kerja. Kata dia, jam kerja 40 jam per minggu itu harus setara 8 jam per hari. "Tidak boleh dipadatkan dalam waktu singkat," tegasnya.
Selain itu, Menkes menegaskan bahwa dokter internship wajib mendapatkan pendampingan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


