b9

Perbaikan Diminta Segera! DPRD Jambi Soroti Jalan Berlubang di STM Atas, Telkom Diberi Waktu 3 Hari

Perbaikan Diminta Segera! DPRD Jambi Soroti Jalan Berlubang di STM Atas, Telkom Diberi Waktu 3 Hari

Lubang yang cukup dalam tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tapi juga dinilai membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.--andin/jambi-independent.co.id--

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kondisi jalan berlubang di kawasan STM Atas, tepatnya di Jalan Kapten Bakarudin, banyak dikeluhkan warga. 

Lubang yang cukup dalam tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tapi juga dinilai membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.
 
Sorotan pun datang dari DPRD Provinsi Jambi. Wakil Ketua DPRD, Ivan Wirata, mengatakan dirinya langsung merespon laporan dari masyarakat dan pemberitaan media. 

Ia mengaku segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR, khususnya Bidang Bina Marga, guna memastikan penanganan cepat dilakukan.

BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! 5 Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat
 
“Saya langsung komunikasi dengan Kabid Bina Marga, kenapa masih ada lubang yang bisa membahayakan pengguna jalan dan bagaimana langkah penanganannya,” katanya saat meninjau lokasi, Rabu 29 April 2026.
 
Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui perbaikan sebenarnya sudah direncanakan. Namun, prosesnya terkendala keberadaan jaringan utilitas milik Telkom di bawah badan jalan.
 
“Direspons Kabid, sebenarnya sudah mau ditangani, tapi pihak Telkom minta waktu tiga hari. Kalau tidak ditangani juga, maka akan ditutup permanen. Karena kami lebih mendahulukan kepentingan pengguna jalan agar tidak menambah kecelakaan,” tegasnya.
 
Saat ini pihak terkait telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pengerasan jalan agar tetap bisa dilalui tanpa mengganggu arus kendaraan. Penanganan ini diperkirakan berlangsung sekitar satu minggu sebelum dilakukan pengaspalan permanen.

BACA JUGA:Long Weekend Mei 2026 Menggiurkan! Begini Cara Maksimalkan Libur Panjang
 
Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPR, Iwan Rahmadi, menyebut penanganan awal ini bersifat sementara demi mengurangi risiko kecelakaan.
 
“Ini hanya fungsional dulu agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas dan menghindari laka lantas akibat jalan berlubang. Dalam waktu dekat akan langsung dilakukan pengaspalan,” jelasnya
 
Ia juga mengungkapkan, kerusakan di titik tersebut sudah berulang kali diperbaiki. Namun, faktor utilitas di bawah jalan menjadi penyebab utama kerusakan kembali terjadi.
 
“Ternyata setelah ditelusuri, itu terkait jaringan Telkom. Mereka juga sudah melakukan pengecoran dua kali, tapi masih turun. Kami sudah beri waktu tiga hari, jika tidak ada respons, maka akan kami tutup dan lakukan penanganan sendiri,” tutupnya.

BACA JUGA:Waspada! Ini Tanda Daycare Buruk yang Harus Diketahui Orang Tua
 
Pihaknya menegaskan, langkah tegas ini diambil demi keselamatan masyarakat, mengingat kondisi jalan yang sudah cukup lama rusak dan berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani secara maksimal. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait