Tragedi Balita Saksikan Ayah Dibunuh Tetangga! Polda Jambi Turunkan Tim Trauma Healing
Polisi melakukan trauma healing pada keluarga korban.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Tragedi pembunuhan mengguncang warga RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Seorang pria bernama Indra (41) tewas secara mengenaskan setelah menjadi korban penusukan brutal yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri, Minggu malam 26 April 2026.
Pembunuhan ini tak hanya menyisakan duka, tetapi juga luka mendalam bagi keluarga. Aksi keji tersebut terjadi di depan anak korban yang masih berusia 18 bulan.
Melihat dampak psikologis yang ditimbulkan, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar langsung mengambil langkah cepat.
Melalui Kabid Humas, Kapolda Jambi memerintahkan Tim Psikologi Biro SDM Polda Jambi untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada keluarga korban, terutama anak balita yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
“Pemulihan mental korban menjadi prioritas. Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga kemanusiaan,” ujarnya.
Irjen Krisno juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan konflik sosial sekecil apa pun.
“Permasalahan antarwarga harus diselesaikan dengan baik. Jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi tindakan kekerasan yang merugikan semua pihak,” tegasnya.
BACA JUGA:Kondisi Rusak Parah, Pemprov Jambi Usulkan Perbaikan Jalan Padang Lamo Lewat APBN
Detik-Detik Mencekam di Dalam Rumah
Menurut kesaksian istri korban, Nia (39), para pelaku berjumlah tiga orang dan datang membawa senjata tajam.
“Suami saya sempat lari ke dalam rumah, tapi tetap dikejar dan ditusuk,” ujarnya dengan suara bergetar. Korban mengalami sedikitnya 18 luka tusukan yang membuatnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, anak sulung korban, Ferdi (21), juga menjadi sasaran kekerasan dan mengalami lima luka tusuk. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


