b9

Warga SAD Geruduk PT SAL, Polisi Minta Semua Pihak Menahan Diri

Warga SAD Geruduk PT SAL, Polisi Minta Semua Pihak Menahan Diri

Ilustrasi. Polisi minta semua pihak menahan diri, terkait bentrok warga SAD terhadap sekuriti PT SAL.-ist/jambi-independent.co.id-

SAROLANGUN, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Sarolangun berhasil mengendalikan situasi dan memastikan kondisi di lapangan kembali aman. 

Hal ini disampaikan pasca-terjadinya insiden bentrok antara Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, pada Minggu, 12 April 2026.

Dalam peristiwa tersebut, 4 orang petugas keamanan perusahaan menjadi korban tindak kekerasan. Mereka mengalami luka-luka serius akibat senjata rakitan (kecepek) yang ditembakkan dari arah kelompok SAD.

Berdasarkan informasi lapangan, aksi kekerasan ini tidak terjadi secara kebetulan. Sebelum bentrok terjadi, ada warga SAD yang jumlahnya mencapai sekitar 200 orang. Kumpulan massa tersebut bahkan dilengkapi dengan senjata api rakitan, kampak, dan parang. 

BACA JUGA:Gratis 7x Servis, Tapi Pemilik Veloz Hybrid Tetap Wajib Tahu Ini Soal Perawatan Baterai

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan juga, bentrokan ini buntut dari penempatan petugas pengamanan baru yang dilakukan PT SAL dalam rangka menjaga kebun dari tindak pencurian buah sawit yang memang marak terjadi.

Beberapa warga SAD menolak keberadaan petugas keamanan yang baru bertugas 2 hari itu.

Salah satu tokoh terkemuka masyarakat SAD, Tumenggung Tarib, sangat menyayangkan peristiwa itu. 

Apalagi, ia menyaksikan sendiri betapa PT SAL sudah berlaku sangat baik dan banyak membantu masyarakat SAD, terutama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

BACA JUGA:Tragis! Ambulans Puskesmas Tebo Pembawa Ibu Hamil Alami Kecelakaan, Pasien Berhasil Melahirkan

Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Octariansyah, membenarkan bahwa personelnya langsung diturunkan ke lokasi sejak awal untuk melakukan pencegahan agar bentrokan bisa dihindari. 

Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sarolangon agar tetap selalu menjaga Kamtibmas di wilayahnya dan jangan mudah terprovokasi dengan adanya informasi dan berita yang belum tentu benar. 

"Mari kita jaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Sarolangon agar tetap kondusif dan aman sehingga aktifitas masyarakat bisa tetap berjalan dengan aman," kata dia saat dikonfirmasi pada Senin, 13 April 2026.

AKBP Wendi juga mengimbau apabila ada informasi dan hal hal lainnya bisa di sampaikan kepada pihak Polres Sarolangun atau melalui saluran Call Center Polri 110.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait