Hujan Gol di Swarna Bumi! Persikoja Kota Jambi Perkasa, Persibri Batanghari FC Menggila
Persikoja sukses gulung Perselu di Liga 4 Provinsi Jambi 2026.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Stadion Swarna Bumi menjadi saksi pertunjukan sepak bola penuh determinasi dan pesta gol dalam lanjutan Liga 4 Provinsi Jambi 2026, Minggu 12 April 2026.
Dua pertandingan yang tersaji bukan sekadar laga biasa, melainkan ajang unjuk kekuatan tim-tim yang mulai menunjukkan ambisi besar menuju tangga juara dan mewakili Provinsi Jambi ke putaran nasional.
Pada pertandingan pertama, Persibri Batanghari FC tampil tanpa ampun dengan melumat Tabir FC tujuh gol tanpa balas.
Tim asuhan Octavianus menunjukkan kualitas permainan yang solid di semua lini, mulai dari pertahanan yang disiplin hingga serangan yang tajam dan efektif.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Anjlok Rp42.000 Pagi Ini! Investor Kaget, Cek Daftar Harga Terbaru per Gram
Kemenangan telak ini membuka peluang lebar bagi Persibri untuk mengamankan tiket semifinal dan menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Memasuki pertandingan kedua yang digelar pukul 15.30 WIB, atmosfer semakin memanas saat Persikoja berhadapan dengan Perselu.
Persikoja kembali membuktikan dominasinya dengan kemenangan meyakinkan 4-1. Sang kapten, Denny Ramadhan, tampil sebagai motor permainan sekaligus pembeda dengan mencetak dua gol cepat di menit ke-10 dan 16.
Kedua gol tersebut lahir dari skema permainan cerdas—berawal dari pergerakan Sumanto dan Muhammad Ridho yang mampu memancing lini pertahanan Perselu keluar dari posisinya, lalu dimanfaatkan Denny melalui tembakan keras dari luar yang belasan meter dari kotak penalti.
BACA JUGA:HCS 2026 di Kota Jambi, Ini Strategi Pemkot Tampilkan Kota Sehat dan Modern
Para punggawa Kota Jambi FC yang menjuarai Gubernur Cup 2026 lalu tersebut memang berperan besar terhadap eksistensi Persikoja pada Liga 4 Provinsi Jambi kali ini.
Permainan Persikoja terlihat semakin hidup berkat duet lini tengah antara Denny dan M Ikbal Mediawan yang mampu mengontrol ritme sekaligus membangun jebakan bagi lawan.
Kiper Perselu, Edi Gunawan, harus dua kali memungut bola dari gawangnya di babak pertama, menandai dominasi penuh Persikoja.
Di babak kedua, Persikoja tidak menurunkan intensitas serangan meski sudah berada di atas angin. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih Antoni dengan memasukkan Sumanto dan Aris Kurniawan, serta mengistirahatkan Alow Sandi dan Gebo, terbukti efektif sejak awal pertandingan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


