b9

Purbaya Buka-bukaan Soal Harga LPG 3 Kg, Pemerintah Tanggung Selisihnya

Purbaya Buka-bukaan Soal Harga LPG 3 Kg, Pemerintah Tanggung Selisihnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap harga keekonomian sebenarnya LPG 3 Kg yang selama ini disubsidi pemerintah-jambi-independent.disway.id-antaranewsafoto

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pemerintah mengungkap fakta mengenai harga sebenarnya dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram yang selama ini beredar di masyarakat.

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa harga LPG 3 Kg yang dibayar masyarakat saat ini bukanlah harga keekonomian sebenarnya.

Harga tersebut sudah mendapat intervensi pemerintah melalui subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Purbaya, pemerintah selama ini menanggung selisih antara harga keekonomian LPG dengan harga jual yang dibayarkan masyarakat.

BACA JUGA:Hangat dan Penuh Kekeluargaan! Keluarga Besar Jambi Independent Gelar Bukber Meriah

 

"Selama ini pemerintah menanggung selisih harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat melalui pemberian subsidi energi dan non energi," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR beberapa waktu lalu.

Kebijakan subsidi tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan energi rumah tangga tetap terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, harga LPG 3 Kg yang berlaku di lapangan masih mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada 7 Oktober 2025 di salah satu pangkalan LPG di wilayah Tangerang Selatan, harga LPG 3 Kg di tingkat pangkalan masih berada di angka Rp19.000 per tabung.

BACA JUGA:Ojek Pangkalan Jadi Korban! Pelaku Pukul 2 Kali dan Motor Honda Vario Raib, Tim Macan Bergerak Tengah Malam

 

Salah satu contohnya terlihat di Pangkalan LPG Ayanih, Tangerang Selatan. Penjaga pangkalan tersebut menyebut harga LPG subsidi masih dijual sesuai ketentuan pemerintah.

"(Harga LPG 3 kg) Rp19.000," ujar penjaga pangkalan tersebut.

Namun, harga LPG 3 Kg bisa sedikit lebih tinggi ketika dijual di tingkat pengecer atau sub pangkalan.

Seperti yang terjadi di Toko Jejen, salah satu pengecer LPG di kawasan tersebut, yang menjual LPG 3 Kg dengan harga Rp22.000 per tabung. Harga tersebut sudah termasuk biaya pengantaran ke rumah pelanggan.

BACA JUGA:Wali Kota Jambi Maulana Dampingi Gubernur Al Haris Lepas 979 Pemudik Program Mudik Gratis Lebaran 2026

 

"(Harga LPG 3 kg) Rp22.000, diantar," kata penjaga toko tersebut.

Perbedaan harga ini biasanya disebabkan oleh biaya distribusi tambahan hingga jasa pengantaran.

Pemerintah sendiri terus melakukan evaluasi terhadap skema subsidi energi agar tetap tepat sasaran sekaligus menjaga stabilitas harga energi bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: