b9

Soal LPG 3 Kg di Tebo Langka! Pertamina Awasi 280 Pangkalan, Pengecer Nakal Bakal Disanksi

Soal LPG 3 Kg di Tebo Langka! Pertamina Awasi 280 Pangkalan, Pengecer Nakal Bakal Disanksi

Ilustrasi. Pertamina memastikan bahwa pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Tebo aman.-ist/jambi-independent.co.id-

TEBO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kabar yang ditunggu masyarakat, khususnya di Kabupaten Tebo akhirnya datang.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Tebo dalam kondisi aman dan terkendali, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pertamina menegaskan, distribusi gas melon tetap dilakukan sesuai ketentuan pemerintah dan tepat sasaran, khususnya bagi rumah tangga dan kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengawasan distribusi LPG 3 kg terus diperketat, termasuk di Kabupaten Tebo yang saat ini memiliki 280 pangkalan aktif.

BACA JUGA:Akhirnya! Batik Air dan Super Air Jet Buka Akses Terbang Langsung ke Bungo, Mudik Jadi Lebih Mudah

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta memberikan arahan tegas kepada seluruh agen LPG agar pangkalan memprioritaskan konsumen rumah tangga, bukan pengecer, serta menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” tegas Rusminto.

Langkah ini dilakukan menyusul adanya indikasi kenaikan harga LPG 3 kg di tingkat pengecer. Pertamina memastikan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada pangkalan yang terbukti menjual di atas HET.

“Kami sudah menginstruksikan agen untuk melakukan pengawasan ketat. Jika ada pangkalan yang melanggar, sanksi akan diterapkan sesuai aturan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying,” tambahnya.

Sebagai bentuk respons cepat di lapangan, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo telah menggelar operasi pasar LPG 3 kg di sejumlah wilayah.

BACA JUGA:Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar! Varial Cs Diperiksa Sebagai Tersangka Hari Ini

Di Kecamatan Rimbo Bujang, disalurkan 560 tabung pada 30 Januari 2026, sementara di Kecamatan Tebo Tengah disalurkan 560 tabung pada 31 Januari 2026.

Operasi pasar ini diharapkan mampu menekan potensi kelangkaan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi Pertamina yang tersedia di setiap desa dan kelurahan, agar mendapatkan harga sesuai HET. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg.

Dalam rangka menjaga ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga kembali mengingatkan masyarakat yang tidak termasuk golongan penerima subsidi agar beralih menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: