Jangan Dibiarkan! Penyebab AC Mobil Bau Apek Setelah Banjir dan Cara Mengatasinya
AC mobil bau apek setelah menerjang banjir-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal
JAMBI-INDEPEDENT.CO.ID - Masalah AC mobil bau apek kerap muncul setelah kendaraan menerjang banjir, terutama di musim hujan.
Bau tak sedap yang keluar dari ventilasi AC bukan cuma mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi sinyal adanya penumpukan bakteri, jamur, hingga kerusakan pada sistem pendingin kabin.
Jika dibiarkan, bau apek dari AC mobil bukan hanya membuat perjalanan jadi tidak nyaman, tapi juga berpotensi berdampak pada kesehatan pernapasan penumpang.
Lalu, apa sebenarnya penyebab AC mobil bau apek setelah banjir, dan bagaimana cara mengatasinya secara tuntas?
BACA JUGA:Teknologi Hybrid Ala Daihatsu: Rocky Hybrid Tawarkan Irit BBM dan Tarikan Responsif
Penyebab Utama AC Mobil Bau Apek
1. Filter Kabin Kotor dan Lembap
Filter kabin berfungsi sebagai penyaring utama udara yang masuk ke dalam mobil. Setelah mobil menerjang banjir atau sering terpapar hujan, filter kabin bisa menjadi lembap dan jenuh oleh debu serta kotoran.
Kondisi ini membuat filter berubah menjadi sarang jamur dan bakteri, sehingga udara yang keluar dari AC sudah berbau sejak awal.
2. Evaporator Kotor dan Berjamur
Ini adalah penyebab paling umum AC mobil bau apek. Evaporator berada di balik dasbor dan selalu dalam kondisi lembap akibat proses kondensasi.
Debu, polen, dan kotoran yang menempel akan menciptakan lingkungan ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang. Koloni mikroorganisme inilah yang menghasilkan aroma apek khas saat AC dinyalakan.
3. Saluran Pembuangan Air AC Tersumbat
Sistem AC menghasilkan air kondensasi yang seharusnya dibuang ke kolong mobil. Setelah banjir, saluran pembuangan ini bisa tersumbat lumpur atau kotoran, menyebabkan air menggenang di rumah evaporator.
Genangan air tersebut mempercepat pertumbuhan jamur dan sering ditandai dengan karpet penumpang depan yang basah.
4. Kabin Mobil Terlalu Lembap
Air banjir, hujan, atau karpet basah juga berkontribusi besar. AC akan menyedot udara dari kabin yang lembap dan bau, lalu menyebarkannya kembali secara terus-menerus ke seluruh interior mobil.
5. Freon atau Oli Kompresor Tidak Sesuai
Meski jarang terjadi, penggunaan freon palsu atau oli kompresor yang tidak sesuai spesifikasi dapat memicu reaksi kimia di dalam sistem AC.
BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Mudik Gratis Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya
Jika terjadi kebocoran kecil, uap dari cairan tersebut bisa menimbulkan bau kimia yang tidak sedap.
Cara Mengatasi AC Mobil Bau Apek Secara Tuntas
1. Cuci AC Mobil Menyeluruh
Solusi paling efektif adalah melakukan cuci AC di bengkel spesialis. Proses ini mencakup pembersihan evaporator, blower, kondensor, hingga saluran pembuangan air agar tidak ada sisa jamur dan bakteri yang tertinggal.
2. Ganti Filter Kabin Secara Berkala
Filter kabin sebaiknya diganti setiap 10.000 km atau setiap 6 bulan, tergantung kondisi pemakaian. Mobil yang sering melewati daerah banjir atau berdebu disarankan mengganti filter lebih cepat.
BACA JUGA:Gen Z Wajib Cek! 12 Lowongan Kerja BUMN dan Swasta dengan Gaji Tinggi Februari 2026
3. Gunakan Air Purifier Khusus Mobil
Setelah sistem AC bersih, penggunaan air purifier mobil seperti Cleverin Car Air Purifier dapat membantu menjaga kualitas udara kabin. Perangkat ini bekerja dengan melepaskan ClO₂ dalam kadar aman untuk membunuh bakteri, virus, jamur, dan menghilangkan bau tidak sedap.
4. Jaga Kebersihan Kabin
Pastikan kabin selalu kering dan bersih. Hindari membiarkan karpet basah, sampah makanan, atau tumpahan minuman karena aromanya mudah terserap ke sistem AC.
5. Pilih Parfum Mobil yang Tepat
Hindari parfum cair atau gel berkualitas rendah karena bisa memperparah bau apek. Gunakan parfum mobil yang memang aman dan kompatibel dengan sistem AC.
Tips Pencegahan Agar AC Mobil Tetap Segar
Biasakan mematikan AC beberapa menit sebelum mesin dimatikan agar evaporator tidak terlalu lembap.
Keringkan karpet dan lantai mobil setelah kehujanan atau banjir.
Hindari menyalakan AC saat kabin masih berbau makanan atau asap rokok.
BACA JUGA:Warga Geragai Geger! Lansia 83 Tahun yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
Kesimpulan
AC mobil bau apek setelah banjir bukan masalah sepele. Bau tersebut umumnya berasal dari jamur dan bakteri yang berkembang di evaporator atau filter kabin.
Menyemprot parfum hanya menutupi aroma, bukan menyelesaikan sumber masalah.
Jika bau tak kunjung hilang, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel AC spesialis untuk penanganan menyeluruh. AC yang bersih bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menjaga kesehatan seluruh penumpang selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



