b9

Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar Otomotif Sarankan Jangan Lepas Aki Karena Ini

Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar Otomotif Sarankan Jangan Lepas Aki Karena Ini

menyarankan pemilik mobil listrik dan mobil modern tidak melepas aki saat kendaraan ditinggal mudik-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemilik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) maupun mobil modern keluaran terbaru diimbau tidak sembarangan melepas aki saat kendaraan ditinggal mudik dalam waktu lama.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menegaskan bahwa perlakuan terhadap mobil modern berbeda dengan kendaraan model lama, terutama pada sistem kelistrikan dan elektroniknya.

“Untuk mobil lama, melepas terminal aki bisa menjadi opsi guna mencegah aki soak atau korsleting. Tapi, pada mobil modern, tindakan itu bisa me-reset berbagai sistem,” ujar Yannes saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.

BACA JUGA:Cat Mobil Berjamur? Ini Cara Efektif Membersihkannya Tanpa ke Salon

 

Risiko Reset Sistem Elektronik

Menurut Yannes, melepas aki pada mobil dengan teknologi canggih dapat mengganggu berbagai pengaturan penting. Sistem hiburan, memori kursi, hingga konfigurasi komputer kendaraan berpotensi kembali ke setelan awal.

Hal ini tentu bisa menyulitkan pemilik saat kendaraan kembali digunakan setelah ditinggal dalam waktu lama.

Mobil modern saat ini mengandalkan sistem elektronik terintegrasi yang terus bekerja, bahkan saat kendaraan dalam kondisi mati. Karena itu, pendekatan perawatannya pun tidak bisa disamakan dengan mobil generasi lama.

BACA JUGA:Xiaomi Siap Pamer Vision Gran Turismo di MWC 2026, Supercar Konsep Dua Pintu Futuristik!

 

Baterai 12 Volt pada EV Tetap Vital

Khusus untuk kendaraan listrik, Yannes menegaskan bahwa baterai utama tidak boleh dilepas. Meski dikenal sebagai mobil tanpa mesin konvensional, EV tetap memiliki baterai 12 volt yang berfungsi mengaktifkan sistem dasar.

Baterai 12 volt tersebut digunakan untuk menjalankan komputer kendaraan, sistem penguncian pintu, hingga layar kontrol utama.

Jika baterai pendukung itu bermasalah, kendaraan bisa gagal beroperasi meskipun baterai utama dalam kondisi baik.

BACA JUGA:Elektrifikasi Pertama dalam Sejarah 911, Porsche GTS T-Hybrid Resmi Masuk RI

 

Perhatikan Keamanan Saat Parkir Lama

Selain sistem kelistrikan, aspek keamanan juga menjadi perhatian penting saat meninggalkan kendaraan dalam waktu lama.

Yannes menyarankan pemilik kendaraan untuk:

  • Memilih lokasi parkir yang kering dan tidak rawan banjir
  • Mengaktifkan sistem penguncian bawaan kendaraan
  • Menambahkan perangkat pengaman seperti kunci setir

 

Untuk mobil konvensional, ia juga mengingatkan agar tidak menarik rem tangan terlalu keras guna menghindari rem lengket. Penggunaan pengganjal roda pada permukaan datar juga dapat meningkatkan keamanan.

BACA JUGA:EV Rasa SUV Adventure! Toyota bZ4X Touring Debut dengan Performa 4WD Buas

 

Pahami Karakter Kendaraan

Yannes menekankan bahwa setiap jenis kendaraan memiliki karakter dan teknologi berbeda. Oleh karena itu, pemilik perlu memahami sistem yang digunakan agar tidak salah langkah saat meninggalkan kendaraan dalam waktu lama.

“Pemilik perlu memahami teknologi yang digunakan agar tidak salah langkah saat meninggalkannya dalam waktu lama,” tutupnya.

Dengan pemahaman yang tepat, pemilik EV maupun mobil modern dapat meninggalkan kendaraannya saat mudik dengan lebih tenang tanpa risiko gangguan sistem saat kembali digunakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: