Banjir di Tanjab Barat! Ruas Jalan Lintas Timur Terendam
Suasana banjir di Kabupaten Tanjab Barat yang merendam jalan lintas timur.-ANTARA-
TANJAB BARAT, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Banjir melanda Kabupaten TANJAB BARAT, Provinis Jambi, sejak hari Jumat tanggal 2 Januari 2026 hingga Sabtu 3 Januari 2026.
Banjir di Tanjab Barat ini, merendam ruas jalan lintas timur Sumatera dan rumah penduduk di sejumlah desa akibat curah hujan cukup tinggi.
Kepala BPBD Tanjab BArat Zulfikri, mengatakan data yang diperoleh pihaknya dari Kecamatan Tungkal Ulu selain jalan lintas timur Sumatera yang terdampak banjir juga ada lebih kurang 34 rumah warga dari tiga desa yang teredam banjir.
Saat ini pihak BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan pihak terkait sedang mengantisipasi dan mengatur lalu lintas di jalan Lintas Timur tersebut.
BACA JUGA:Kejati Jambi Siap Laksanakan Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru 2026
“Laporan terakhir ada tiga desa yang terendam tetapi tidak semua kena banjir penuh, hari ini sudah mulai surut airnya di sejumlah desa,” kata Zulfikri, Sabtu 3 Januari 2026.
Dia menyebutkan banjir di Desa Pematang Pauh akibat dari meluapnya air sungai di sekitar desa tersebut sehingga banjir menggenangi jalan Lintas Timur Sumatera.
Data masuk ke BPBD Tanjab Barat, banjir sudah sampai ke rumah warga yang terendam sebanyak 14 rumah meliputi di RT 02, RT 03, dan RT 05. Kantor Desa Pematang Pauh juga ikut terendam.
Zulfikri menjelaskan Desa Tanjung Tayas juga terdampak banjir ini akibat dari meluapnya air Sungai Bumbung. Jumlah rumah warga yang terdampak sebanyak 18 rumah.
BACA JUGA:Hati-Hati! Kumpul ‘Kebo’ Kini Punya Konsekuensi Hukum di KUHP Baru, Begini Mekanismenya
"Meliputi tiga RT dan akses jalan dari luar lintas ke dusun sementara ini terhambat karena kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat lewat akibat banjir tersebut," katanya.
Sedangkan di Desa Badang ada 2 rumah yang terdampak yang berada di kebun dan kolam posisi air masih di bawah rumah. Akibat banjir ini kerugian terdampak sekitar 5 kolam rusak tenggelam dan bibit ikan ikut hanyut.
Sementara, di Kecamatan Muara Papalik Banjir terjadi di Desa Rantau Badak, Kemudi Kecamatan Batang Asam banjir melanda Desa Tanjung bojo dan Desa Dusun Kebun.
"Untuk data rumah terendam masih dalam proses pendataan," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




