Gencar Lawan Stunting, Al Haris Salurkan Bantuan dan Bedah Rumah di Bungo
Gencar Lawan Stunting, Al Haris Salurkan Bantuan dan Bedah Rumah di Bungo-ist-
MUARA BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi kasus stunting di Provinsi Jambi yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bungo, Minggu 19 oktober 2025, Al Haris turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan berbagai bantuan sosial, mulai dari paket sembako hingga susu untuk anak-anak penderita stunting.
Langkah ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat di pelosok daerah.
Tak hanya memperhatikan aspek gizi, Gubernur Al Haris juga menyoroti pentingnya lingkungan tempat tinggal yang sehat dan layak huni sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting. Melalui program Pro Jambi Tangguh, pemerintah menyalurkan bantuan bedah rumah senilai total Rp800 juta, dengan Rp20 juta untuk masing-masing penerima manfaat.
“Stunting bukan hanya disebabkan oleh kurang gizi, tetapi juga kondisi rumah yang tidak layak huni. Lingkungan yang tidak sehat bisa menjadi sumber penyakit bagi anak sejak dini,” ujar Al Haris.
BACA JUGA:Timnas U22 Indonesia Satu Grup dengan Myanmar, Filipina, dan Singapura di SEA Games 2025
Program tersebut diharapkan dapat menciptakan hunian yang lebih sehat bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan keluarga dari sisi kesehatan.
Usai menyalurkan bantuan sosial, Gubernur Al Haris juga berkesempatan meninjau Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani. Dalam kunjungan itu, ia memberikan apresiasi atas peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kalau koperasinya kuat, anggotanya pasti sejahtera. Koperasi Merah Putih ini harus jeli melihat peluang, misalnya pengelolaan pembayaran listrik, gas elpiji, hingga potensi usaha tambang yang kini dibuka melalui Permen ESDM,” jelasnya.
Menurutnya, sektor koperasi memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara inovatif dan profesional. Ia mendorong masyarakat untuk terus berdaya dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada demi memperbaiki taraf hidup.
BACA JUGA:Ruben Amorim Tegas Pertahankan Mainoo dan Zirkzee Meski Minim Menit Bermain
“Ini peluang besar bagi masyarakat untuk berusaha dan memperkuat ekonomi keluarga ke depan,” pungkas Gubernur Al Haris.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah provinsi tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan koperasi dan perbaikan lingkungan hidup.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




