Misteri Kasus Pembunuhan Perempuan Berbaju Futsal di Palembang Terungkap, Korban Dibunuh Lalu Diperkosa

Misteri Kasus Pembunuhan Perempuan Berbaju Futsal di Palembang Terungkap, Korban Dibunuh Lalu Diperkosa

Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, menjelaskan kronologis kasus pembunuhan perempuan berbaju futsal di Kuburan Cina.-ist/jambi-independent.co.id-

PALEMBANG, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan pemerkosaan perempuan berbaju futsal, di PALEMBANG, Sumatera Selatan (Sumsel).

Ini setelah Polrestabes Palembang, menangkap para pelaku pembunuhan dan pemerkosaan perempuan berbaju futsal. Korban sendiri masih berusia 13 tahun, inisial AA.

Sementara para pelaku pembunuhan dan pemerkosaan perempuan berbaju futsal ini, ada 4 orang. Mereka semua ternyata masih di bawah umur, berinisial IS, NSA, MZF, dan ASA.

Kasus ini sendiri berhasil diungkap dalam kurun waktu 2 hari, setelah penemuan mayat perempuan berbaju futsal di kawasan Kuburan Cina tersebut.

BACA JUGA:Romli - Subhi Persembahkan Perunggu untuk Jambi Lewat Kayak Double 500 Meter Putra di PON XXI Aceh-Sumut

BACA JUGA:Pj Bupati Muaro Jambi Raden Najmi Terima Anugrah Pandu Negeri 2024

Mirisnya, korban AA ternyata dihabisi nyawanya terlebih dahulu, baru setelah itu digilir oleh 4 pemuda bejat itu.

Kisah tragis ini bermula dari perkenalan antara korban dengan salah satu pelaku, IS. Mereka baru saling kenal selama 2 minggu dan menjalin hubungan asmara.

1 September 2024 lalu, pasangan yang sedang kasmaran ini bertemu di acara kuda kepang di kawasan Pipa Reja. Saat itu, 3 pelaku lainnya, yaitu MZ, MS dan AS juga ada di sana.

Setelah nonton acara itu, mereka berlima menuju ke Krematorium Sampurana di kawasan Kuburan Cina.

BACA JUGA:Tingkatkan Kenyamanan, Swiss-Belhotel Jambi Hadir Dengan Dua Tipe Kamar Baru

BACA JUGA:Pentingnya Waspada terhadap Blind Spot Saat Berkendara

Di sini lah korban AA dihabisi. Dia dibekap oleh para pelaku hingga meninggal dunia. Setelah itu, para pelaku baru merudapaksa korban secara bergiliran.

Pelaku kemudian menyeret tubuh korban selama 30 menit ke tempat penemuan jenazahnya. Di sana, mereka kembali melakukan aksi keji tersebut sebelum meninggalkan korban di lokasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: