Rumah Produksi Naima, Kontribusi SKK Migas Petrochina Kembangkan Batik Tanjab Timur

Rumah Produksi Naima, Kontribusi SKK Migas Petrochina Kembangkan Batik Tanjab Timur

Kontribusi SKK Migas Petrochina Kembangkan Batik Tanjab Timur -Ist/jambi-independent.co.id -

Hal ini tidak terlepas dari campur tangan pihak SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd yang juga ikut membantu memasarkan batik karya rumah produksi Istana Batik Naima ini.

"Batik kami juga pernah dibawa ke Jakarta, sewaktu pihak SKK Migas PetroChina Jabung Ltd ada acara di sana, dan di pesan sebanyak 100 lembar," ungkapnya.

BACA JUGA:Ikuti Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2023, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-77, Hadiah Utamanya Sepeda Motor 

BACA JUGA:Waduh! Ini 4 Zodiak yang Tidak Cocok dengan Sagitarius, Bakal Sering Berantem

Tak hanya itu, Siti Saroh menambahkan, yang terpenting sekarang bisa menyalurkan ilmu yang selama ini diajarkan saat pelatihan yang diadakan oleh PetroChina.

Pelatihan dan pendampingan terakhir yang pernah diikuti oleh Siti Saroh dari PetroChina adalah Pelatihan dan Pewarnaan Alami Ecoprint, serta pelatihan dan sertipikasi kompetensi untuk Pewarnaan Batik dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Indonesia di Yogyakarta.

“Saya senang karena telah mendapatkan pelatihan dan sertipikasi kompetensi yang dibiayai oleh PetroChgina dan saya telah mendapatkan Sertipikat Kompetensi untuk pewarnaan Batik. Bagi kami sebagai pembatik sangat membutuhkan itu sebagai legalitas, sekali lagi saya sangat berterimakasih kepada PetroChina yang telah banyak memberikan dukungan, pengalaman, ilmu dan sertifikasinya," pungkasnya.

Selain itu, dengan adanya rumah produksi Istana Batik Naima, juga mampu membawa dampak positif bagi warga sekitar.

BACA JUGA:Jumat Curhat, Warga Lopak Alai Resah Pencurian Marak, Ini Kata Dansat Brimob Polda Jambi 

BACA JUGA:Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini, Jumat 16 Juni 2023, Harga Pertamax-Pertalite Turun?

Dimana, selain mampu menyedot tenaga kerja dari warga sekitar, secara tidak langsung keberadaan rumah produksi batik yang telah memiliki brand tersendiri di kalangan konsumen ini juga mampu membawa nama baik Kabupaten Tanjab Timur dengan karya batik yang dihasilkan.

"Batik kepunyaannya Mbak Siti itu cukup terkenal, dia juga memanfaatkan warga sini yang jadi pekerja di tempatnya. Selain membatik, Mbak Siti itu juga seorang guru ngaji di sini," ujar Endang, warga setempat.

Dirinya berharap, usaha batik tersebut bisa semakin maju dan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi dari kalangan warga sekitar.

Dan juga, dengan adanya usaha batik yang telah memiliki nama besar itu, mampu memberikan motivasi warga setempat untuk terus berkarya dan memiliki usaha positif.

BACA JUGA: Promosikan ESG dan Ekowisata, Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Jogja Marathon 2023 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: