Viral di Medsos, Hard Gumay Ramalkan Tsunami akan Terjadi di 2 Kota Ini pada Pertengahan 2023

Viral di Medsos, Hard Gumay Ramalkan Tsunami akan Terjadi di 2 Kota Ini pada Pertengahan  2023

Parapsikolog Hard Gumay meramal Manado dan Makassar bakal dilanda tsunami pada pertengahan 2023-Disway.id-

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Mendekati akhir tahun, biasanya banyak pihak yang akan meramalkan bagaimana kondisi tahun yang akan datang. Baik ramalan yang diprediksi menggunakan ilmu pengetahuan maupun ramalan berdasarkan ilmu batin yang dimiliki seseorang.

Seperti yang dilakukan oleh Parapsikolog, Hard Gumay. Dirinya meramalkan akan terjadi bencana yang mengerikan di pertengahan tahun 2023 mendatang.

Dia meramalkan bahwa akan terjadi tsunami di 2 wilayah di Indonesia pertengahan 2023. Yakni di Manado dan Makassar. Bencana tersebut, menurutnya, akan terjadi di beberapa daerah lain di Pulau Sulawesi.

Ramalan inipun akhirnya viral di media sosial Tik Tok. Seperti yang dibagikan akun Tiktok @Randominpo. 

BACA JUGA:Pengumuman untuk Kepsek SMA dan SMK di Jambi, Disdik Keluarkan Surat Larangan Pungutan dalam Bentuk Apapun

BACA JUGA:Siapa Dalang Pungli 12 Pegawai Dishub Kota Jambi dan Batanghari Hingga Kena OTT Polda Jambi, Ini Penjelasannya

Dalam video tersebut, Hard Gumay menyatakan bahwa dirinya berfokus pada bencana gelombang air laut atau tsunami.

"2023, saya lebih konsen ke laut, sekarang pun masih terlihat terlintas gelombang laut dan biasanya dari penglihatan tersebut akan terjadi sesuatu," ujarnya dikutip dari Tiktok @Randominpo, Selasa, 29 September 2022.

Ia menyebut musibah besar tidak terjadi di Pulau Sumatera dan Jawa, melainkan di Sulawesi.

"Terjadi di tiga tempat, Makassar, Manado, sama desa kecil," jelasnya.

BACA JUGA:4 Bentuk Tanjak Palembang, Penutup Kepala Asal Sumatera Selatan yang Pernah Dilarang Belanda

BACA JUGA:Ternyata Ada Pulau di Tengah Danau Objek Wisata Danau Aur, Cocok untuk Libur Nataru

Bencana ini, kata Hard Gumay, akan mengisahkan kesedihan. Bahkan ada yang teriak, menangis hingga terbawa arus ombak.

Namun mata batinnya melihat masyarakat pesisir panik, karena air laut masuk daratan. Malah sampai merenggut korban jiwa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: palpres.com