Ini Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Perawat RSUD Raden Mattaher Jambi Terhadap Mahasiswi Kedokteran

Ini Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Perawat RSUD Raden Mattaher Jambi Terhadap Mahasiswi Kedokteran

Ilustrasi pelecehan. Penyidik Polda Jambi melihat, ada perilaku menyimpang dari tersangka kasus pelecehan seksual, dengan korban anak-anak di bawah umur.-Pixabay -Pixabay.com

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Kejadian naas menimpa salah seorang Mahasiswi Kedokteran Universitas JAMBI yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh salah satu oknum perawat RSUD Raden Mattaher JAMBI berinisial BP (49).

Saat Kejadian pada akhir Oktober 2022 lalu, Mahasiswi tersebut diketahui sedang magang di RSUD Raden Mattaher Jambi.

IW (47) selaku ayah korban menceritakan bagaimana kejadiaan tersebut berawal pda Senin 31 Oktober 2022 lalu, saat korban sedang mengambil data riset di dekat Ruang Operasi RSUD Raden Mattaher Jambi kemudian pelaku tiba-tiba mendorong anaknya dari belakang.

Pelaku mendorong korban masuk ke salah satu ruang operasi yang sedang kosong. Kemudian pelaku menyentuh beberapa bagian tubuh korban hingga mencium pipi korban.

BACA JUGA:Haters Anaknya Mohon Maaf Hingga Bersujud, Ibu Dewi Persik : Saya Pertimbangkan Dulu 

BACA JUGA:Usai Dipeluk Pria Ini, Bharada E Nekat Bohongi Kapolri

Saat itu pelaku juga sempat berupaya melepaskan masker yang dikenakan oleh korban.

"Pengakuan putri saya, dia langsung didorong ke ruang operasi dan langsung nyentuh beberapa bagian tubuh anak saya sampai mencium pipinya," ujar IW, pada Rabu 30 November 2022.

Beruntung, saat pelaku sedang menjalankan aksinya terdengar langkah kaki beberapa perawat yang tengah berjalan di lorong tersebut yang membuat pelaku sempat mengendorkan cengkramannya kepada korban.

"Pas ada suara perawat di luar, dia sudah hampir lemas kan pegangannya ke anak saya. Waktu itulah anak saya cari kesempatan untuk berontak dan langsung lari," ucapnya.

BACA JUGA:Respon SE Kementerian Kesehatan, Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Ikut Vaksin Booster ke 2 

BACA JUGA:I Color Resmi Hadir Di Jambi

Dikatakan ayah korban tersebut, putrinya langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kampus.

"Anak saya tidak lapor saya langsung karena saya lagi gak di Jambi. Saya cuman ditelepon ada sesuatu, tapi tidak dijelaskan apa itu," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: