Dinas PUPR Sarolangun Anggarkan Rp15 Juta untuk Beli Pena, Ini Jawaban Sekdin

Dinas PUPR Sarolangun Anggarkan Rp15 Juta untuk Beli Pena, Ini Jawaban Sekdin

ilustrasi pena-pixabay-pixabay.com

SAROLANGUN, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR) Kabupaten Sarolangun mendapat pagu ratusan miliar rupiah.

Dari dana tersebut, sebagian besar dipergunakan untuk pekerjaan kontruksi.

Namun, selain untuk pekerjaan konstruksi, Dinas PUPR juga menganggarkan belanja Alat Tulis Kantor (ATK) untuk menunjang administrasi keuangan dan kegiatan kantor.

Berdasarkan data rekapitulasi perspektif kegiatan DPUPR yang didapat media ini, tercatat ada 24 paket swakelola pengadaan pena dengan jumlah dan kode pengadaan yang berbeda.

BACA JUGA:Kapolres Bungo Ajak Datuk Rio Gunakan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

BACA JUGA:Pendaftaran Hingga 21 Oktober, Kemenag Buka 1000 Kuota Beasiswa Non-Gelar Khusus Guru Agama

Dari 24 paket pengadaan pena tersebut menelan pagu anggaran sebesar Rp15.038.083 dari APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2022.

Dengan rincian 88 Buah pena seharga Rp1.879.396 dan 79 kotak seharga Rp13.158.667.

Terkait pembelian pena tersebut, Sekertaris Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, Zainul Arifin mengaku belum mengetahuinya.

“Kalau belanja rutin itu tidak langsung ke aku, kalau belanja rutin itu bendahara dan kepala dinas,” katanya, Rabu 12 Oktober 2022.

BACA JUGA:Anggarkan Mobil Dinas untuk Pj Bupati Tebo, Ketua DPRD Tebo: TPAD Bisa Yakinkan Tim Banggar DPRD

BACA JUGA:Viral Video Rizky Billlar Lempar Bola Biliar ke Arah Lesti, Ini Tanggapan Polisi

“Nantilah saya tanyakan dulu, saya tidak punya datanya,” sambungnya.

Selain itu, DPUPR mendapat kue anggaran APBD Sarolangun 2022 terbesar kedua setelah dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud), yang mana Disdikbud mendapat kucuran anggaran sekitar  Rp301,665 Miliar, sedangkan DPUPR sendiri mendapat pagu anggaran Rp121,898 miliar.

Dari ratusan miliar anggaran DPUPR itu dialokasikan untuk 795 paket pengadaan barang dan jasa. Diantaranya 204 paket pengadaan yang melibatkan pihak ketiga dengan anggaran Rp115,400 Miliar dan 591 Paket Swakelola dengan pagu anggaran Rp6,498 Miliar.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: