Mengejutkan, Prancis Keok dari Denmark

Mengejutkan, Prancis Keok dari Denmark

Prancis Keok dari Denmark--

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Timnas Prancis menyerah dari Denmark pada laga perdana Grup 1 UEFA Nations League A musim ini. Tak ingin mengulangi hasil serupa, Prancis bakal melakukan pembenahan.

Menjalani pertandingan di Stade de France, Sabtu 4 Juni 2022 dini hari WIB, Les Blues bermain menekan sejak menit awal. Bertindak sebagai tuan rumah, Timnas Prancis mencatatkan 60 persen penguasaan bola, berbanding 40 persen milik Denmark.

Meski bermain dominan, Prancis kerepotan membobol gawang tim tamu pada paruh pertama. Tim Ayam Jantan baru mampu menjaringkan bola ke gawang Denmark pada menit ke-51 lewat aksi Karim Benzema.

Namun pada menit ke-68, Denmark berhasil menyamakan skor berkat gol yang disarangkan Andreas Cornelius.

BACA JUGA:Indonesia Vs Meksiko: Laga Hidup Mati

BACA JUGA:Tangki Penuh, Tiga Pabrik Sawit Berhenti Beroperasi

Timnas Prancis memiliki kans untuk kembali unggul pada menit ke-80. Akan tetapi, bola hasil tembakan N'Golo Kante dari luar kotak penalti hanya menerpa mistar gawang.

Dua menit jelang waktu normal berakhir, Timnas Denmark berhasil mencetak gol kedua yang disarangkan Andreas Cornelius pada menit ke-88. Sampai laga usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan Timnas Prancis takluk 1-2 dari Denmark.

Hasil minor tersebut sekaligus menyudahi tren moncer Timnas Prancis dalam sembilan pertandingan terakhir di seluruh ajang. Sebelumnya, Les Blues sukses meraih dua hasil imbang dan memetik tujuh kemenangan secara beruntun.

"Kami tahu Denmark adalah tim yang bagus, sangat terstruktur. Jika tendangan Kante masuk, itu bisa mengubah banyak hal," ujar asisten pelatih Timnas Prancis, Guy Stephan.

BACA JUGA:Lagi, Timdu Tangkap Warga Kota Jambi Buang Sampah Sembarangan, Akibatnya Gini Deh...

BACA JUGA:Pose di Pantai, Gisel Pamer Tato, Netizen: Duh Jadi Terbayang-bayang

"Itu adalah pertandingan antara dua tim bagus, ada beberapa bagian yang kurang bagus, tetapi ada juga bagian yang bagus. Ada area pekerjaan yang akan kami miliki kesempatan untuk dikerjakan dalam pelatihan," lanjut Stephan yang untuk sementara menggantikan tugas Dider Deschamps. (slt)

Sumber: