Keluar dari MotoGP, Suzuki Hemat Anggaran Rp 2,3 Triliun

Keluar dari MotoGP, Suzuki Hemat Anggaran Rp 2,3 Triliun

Suzuki keluar dari MotoGP-ist -

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - "Suzuki bisa menghemat sekitar 150 juta euro untuk empat tahun ke depan jika angkat kaki dari MotoGP. Namun, ada risiko mereka kehilangan kepercayaan dan kesulitan berinovasi," bunyi laporan Speed Week.

Hengkangnya tim Suzuki Ecstar dari MotoGP diklaim bakal menghemat anggaran hingga 150 juta euro atau sekitar Rp2,3 triliun.

Jika diasumsikan, anggaran 150 juta Euro tersebut dapat dipakai untuk mendanai operasional tim selama empat tahun. 

Di sisi lain, Suzuki membutuhkan dana hingga 200 juta euro jika meneruskan kontrak hingga 2026 mendatang.

BACA JUGA:Di Bungo, TNI Bersama Warga Perbaiki Jembatan yang Rusak 

BACA JUGA:Kasad Dudung Abdurachman Terima Penobatan Gelar Adat Raja Sonbai

Namun, jika tim pabrikan Jepang itu angkat kaki, konsekuensi pun harus siap diterima oleh tim asal Jepang itu. 

Pasalnya, tim pabrikan Jepang tersebut memiliki anggaran tahunan sebesar 30 hingga 40 juta euro per tahun. 

Suzuki yang sudah menghabiskan dana 40 juta euro untuk musim 2022, diperkirakan bakal membutuhkan 160 juta euro hingga kontrak mereka dengan Dorna usai. 

Suzuki Ecstar mengumumkan rencana mengundurkan diri dari MotoGP di akhir musim 2022. 

BACA JUGA:Jadi Rp6.049 Triliun di Kuartal I 2022, BI Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Turun 

BACA JUGA:Penjualan Daihatsu Cetak Market Share 19,5 Persen Hingga April 2022

Saat ini, proses dialog antara Dorna dan Suzuki Ecstar sedang berlangsung. 

Terdapat kemungkinan Suzuki akan mendapat sanksi penalti karena mangkir dari kontrak yang masih terikat hingga empat tahun mendatang.

Sumber: