Tewas Demi Melindungi Cucu

Tewas Demi Melindungi Cucu

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KUALATUNGKAL – Demi melindungi cucunya, Sadirwana alias Bujang Lana (61), meregang nyawa. Dia tewas di tangan dua orang pelaku, dengan tubuh bersimbah darah. Peristiwa tragis ini terjadi Senin (12/7) pukul 03.00.

Informasi yang didapat, malam itu Bujang sedang tertidur pulas di rumahnya, Jalan Raja Erang, RT 04, Kelurahan Merlung, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat.

Sementara, cucu perempuannya yang bernama Umi (25) tidur di kamar lain. Kebetulan, hanya mereka berdua penghuni rumah permanen tersebut. Pukul 03.00, Umi terbangun karena ingin buang air kecil.

Begitu membuka pintu kamar, dia kaget. Ada dua orang tak dikenal di dalam rumahnya. Spontan saja dia teriak sekencang-kencanganya. Bujang Lana terbangun. Dia langsung loncat dari tempat tidur, dan keluar. Tak sempat membuka kaos kaki yang biasa dipakainya untuk tidur melawan dingin.

Naluri melindungi sang cucu timbul. Dia langsung maju menghadapi dua orang pelaku tersebut. Perkelahian bahkan sempat terjadi. Bujang melawan sekuat tenaga. Tapi, usia yang sudah tak muda lagi, ditambah kalah jumlah, membuatnya kewalahan.

Rupanya pelaku membawa senjata tajam. Kalap. Mereka pun menyerang Bujang dengan membabi buta. Alhasil, tubuhnya pun dihujam beberapa tusukan. Termasuk kepala yang sobek karena sabetan senjata.

Bujang tersungkur. Baju lengan panjang dan celana trainingnya berlumuran darah. Terbujur di ruang tamu, di atas karpet. Melihat korbannya terkapar, kedua pelaku bingung. Mereka memilih kabur, meninggalkan Umi yang histeris melihat kakeknya tak bergerak.

Tetangga sontak berdatangan. Berusaha membantu Bujang. Namun nyawanya tak tertolong lagi, Tak lama, aparat kepolisian dari Polsek Merlung tiba di lokasi, dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Merlung, AKP Marwiyansyah.

Terpisah, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengatakan, ada dugaan bahwa kedua pelaku adalah perampok. Belum sempat beraksi, keberadaan mereka sudah ketahuan. “Tidak ada barang korban yang hilang,” kata perwira dua melati ini.

Lanjutnya, saat ini tim sedang berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan, dan meminta keterangan dari para saksi. (rul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: