Warga Blokir Jalan Simpang Niam

Warga Blokir Jalan Simpang Niam

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, MUARATEBO – Mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Simpang Niam, puluhan masyarakat melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembangunan jalan Simpang Niam, Lubuk Madrasah yang berada di Kecamatan Tebo Ilir.

Aksi warga tersebut, dilakukam dengan memberhentikan truk batubara yang melintas di kawasan itu. Aksi ini menuntut agar jalan yang rusak akibat perlintasan truk batubara bermuatan berat, untuk segera diperbaiki. 

Koordinator lapangan, Yusar mengatakan, aksi protes warga ini dilakukan karena kondisi jalan yang sudah rusak parah. Namun, belum juga diperbaiki oleh pemerintah.

"Padahal pernah janji, dan jalan ini jalan utama masyarakat untuk sekolah, dan aktivitas setiap hari," kata Yusar pada saat aksi, Rabu (14/7).

Masih kata Yusar, akibat getaran truk batubara dengan muatan melebihi tonase, mengakibatkan banyak rumah warga yang retak di sepanjang jalan nasional tersebut. Ia juga mengatakan, akan menyetop semua truk batubara yang lewat, jika tidak ada solusi dari pihak perusahaan batubara tersebut.

"Kalau tidak ada dari perusahaan yang menemui, kami mencari solusi. Kami akan terus menghentikan mobil truk yang lewat disini," tambahnya.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Tebo, Fahruddin Alroji yang turun langsung menemui warga Desa Mengupeh, Tengah Ilir, Kabupaten Tebo berjanji akan memfasilitasi masyarakat agar dipertemukan dengan perusahaan.

 "Saya lihat memang jalannya sudah rusak. Saya akan fasilitasi dalam waktu dekat. Kalau perlu, Jumat besok kita panggil pihak perusahaan di kantor camat biar kita ketemu," ujar Fahruddin. (wan/enn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: