Setelah Dilakukan Pencarian Sekitar Lima Jam, Jenazah Warga Mendahara yang Tenggelam Ditemukan

Setelah Dilakukan Pencarian Sekitar Lima Jam, Jenazah Warga Mendahara yang Tenggelam Ditemukan

 
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, MUARASABAK - Jenazah korban atas nama Andi (17) warga RT 28, Jalan Tim-Tim, Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur, yang sebelumnya diberitakan tenggelam dan hilang di sungai yang ada di sekitar wilayah tersebut akhirnya ditemukan.
 
Korban ditemukan oleh tim pencarian yang terdiri dari anggota Polsek, TNI, pihak Kecamatan dan juga dibantu warga sekitar pada hari Rabu (28/7) sekitar pukul 01.30 atau sekitar lima jam dari dugaan awal korban terjatuh dan tenggelam di sungai tersebut.
 
Kapolsek Mendahara, Iptu H. Cibro melalui Kanit Reskrimnya Aipda Muhammad Taufik menjelaskan, korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi terakhir korban terlihat atau titik yang diduga lokasi korban terjatuh ke sungai.
 
Korban ditemukan dengan posisi badan mengapung dan tersangkut di salah satu tiang pancang. Pada saat ditemukan kondisi korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.
 
Selanjutnya sekitar pukul 02.20, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Mendaharailir guna dilakukan visum. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
 
"Setelah selesai dilakukan visum, sekitar jam 04.00 jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah duka," ucap Taufik.
 
Taufik menjelaskan, dari informasi sementara dan berdasarkan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa, sebelum insiden ini terjadi korban berada dibawah pengaruh minuman keras dan diduga pada saat itu kondisi kesadaran korban menurun yang membuat korban tidak mampu mengontrol diri dan akibat hal tersebutlah yang akhirnya membuat korban terjatuh ke dalam sungai.
 
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang kami periksa, korban sebelum dikabarkan terjatuh ke sungai sempat mengkonsumsi atau menghisap lem jenis aica-aibon dan menenggak Miras jenis tuak. Akibatnya korban mengalami ilusi, yang mengakibatkan korban terjatuh ke sungai," jelasnya.
 
Korban sendiri pertama kali dikabarkan hilang pada pada hari Selasa (27/7) sekitar pukul 20.30. Korban terakhir terlihat tengah berada di sekitar dermaga apung yang berlokasi di rt 01, Kelurahan Mendaharailir, Kecamatan Mendahara sebelum akhirnya dikabarkan terjatuh kedalam sungai dan tenggelam. (pan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: