7 Cara Menghilangkan Jerawat Batu yang Efektif
7 Cara Menghilangkan Jerawat Batu yang Efektif-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Jerawat batu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai jerawat kistik atau cystic acne, merupakan jenis jerawat yang paling serius.
Jerawat ini berukuran lebih besar dan letaknya lebih dalam di bawah kulit dibandingkan jenis jerawat lain, sehingga penanganannya tidak sama dengan jerawat biasa. Berikut tujuh cara yang umum dianjurkan untuk mengatasinya.
Jerawat batu terbentuk ketika pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati, minyak atau sebum, dan bakteri. Sumbatan tersebut pecah jauh di dalam kulit dan memicu peradangan hebat. Hormon androgen berperan dalam proses ini, dan kadarnya meningkat pada masa pubertas. Pemicu lain meliputi siklus menstruasi, kehamilan, menopause, sindrom ovarium polikistik atau PCOS, penggunaan obat tertentu, produk perawatan kulit yang menyumbat pori, pakaian ketat, kelembapan tinggi, keringat berlebih, stres, dan faktor genetik.
Ciri jerawat batu adalah benjolan besar berwarna merah yang terasa sangat nyeri saat disentuh. Benjolan tersebut sering tampak seperti bisul dan dapat berisi nanah. Jerawat ini bisa muncul di wajah, dada, leher, punggung, dan lengan, serta kadang di bahu dan belakang telinga. Jerawat batu juga menjadi jenis jerawat yang paling mungkin meninggalkan bekas luka.
BACA JUGA:Motorola Rilis Moto Watch 2 Fit Dengan Fitur AI
1. Membersihkan wajah dengan lembut.
Cuci wajah satu hingga dua kali sehari, serta setelah berkeringat, menggunakan pembersih wajah yang lembut dan air hangat suam-suam kuku. Pembersihan dilakukan dengan ujung jari. Pembersih dengan pH yang sesuai kulit dianjurkan, dan sebagian rujukan menyebutkan teknik double cleansing pada malam hari bagi pengguna tabir surya atau riasan.
2. Menghindari scrub kasar dan eksfoliasi yang mengiritasi.
Menggosok kulit dengan keras dapat memperparah peradangan pada jerawat yang sudah meradang. Karena itu, produk scrub berbutir kasar sebaiknya tidak digunakan pada area yang berjerawat batu.
BACA JUGA:Mutasi Polri: Simak Sederetan Nama yang Isi Posisi Kapolsek di Wilayah Hukum Polda Jambi
3. Tidak memencet atau menyentuh jerawat.
Jerawat batu terletak jauh di bawah permukaan kulit, sehingga memencetnya tidak mengeluarkan isi dengan tuntas. Tindakan ini dapat menyebarkan infeksi, memperparah peradangan, dan meningkatkan risiko bekas luka. Membiarkan jerawat sembuh tanpa dipencet menurunkan kemungkinan terbentuknya bekas berupa lubang kecil dalam, lekukan yang lebih lebar, atau cekungan tidak rata.
4. Memilih produk non-comedogenic dan bebas minyak.
Produk riasan, tabir surya, dan pelembap sebaiknya berlabel non-comedogenic atau oil-free agar tidak menyumbat pori. Pelembap tetap diperlukan walaupun kulit berminyak, dan tekstur gel yang mengandung bahan seperti ceramide atau hyaluronic acid sering direkomendasikan. Jangan tidur dengan riasan yang masih menempel di wajah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




