7 Manfaat Tomat Untuk Kesehatan Yang Jarang Diketahui

Jumat 06-11-2026,15:15 WIB
Reporter : Egi
Editor : Egi

Likopen dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat, payudara, paru-paru, dan lambung dalam sejumlah penelitian. Kanker prostat adalah jenis yang paling banyak diteliti terkait likopen. Temuan bahwa pola makan kaya tomat memperlambat pertumbuhan tumor prostat berasal dari penelitian pada hewan, bukan pada manusia.

BACA JUGA:Jangan Sampai Tumbang! Simak 7 Tips Hindari Kelelahan Ekstrem hingga Puncak Haji di Arafah dan Hari Tasyrik

6. Membantu pencernaan.

Tomat tinggi air dan serat. Serat mendukung buang air besar yang teratur dan membantu mencegah sembelit, sedangkan kandungan air mendukung gerak peristaltik usus. Serat juga menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.

7. Dikaitkan dengan kualitas tidur dan perlindungan dari zat berbahaya rokok.

BACA JUGA:Batuk, Sesak, Demam: 7 Gejala Evali yang Perlu Diketahui Pengguna Rokok Elektrik

Beberapa penelitian menyebut tomat dapat memperbaiki kualitas tidur. Asam kumarat dan asam klorogenat dalam tomat disebut dapat membantu melindungi tubuh dari zat penyebab kanker (karsinogen) pada asap rokok. Keduanya disebut dalam bentuk kemungkinan, tanpa rincian ukuran dan desain penelitian.

Selain tujuh manfaat tersebut, tomat juga mengandung vitamin C yang mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Karena rendah kalori dan tinggi air serta serat, tomat dapat meningkatkan rasa kenyang.

Likopen termasuk antioksidan yang paling banyak dibahas pada tomat. Antioksidan adalah zat yang membantu melawan stres oksidatif, yaitu kondisi ketika radikal bebas merusak sel tubuh. Selain tomat, likopen juga memberi warna pada beberapa buah merah lainnya, dan kadar likopen lebih tinggi pada produk tomat olahan seperti pasta dan saus tomat dibanding tomat mentah.

BACA JUGA:Kasus ISPA di Jambi Turun ke Angka 7.236, Dinkes Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker

Cara pengolahan memengaruhi zat gizi tomat. Pemanasan membuat likopen lebih mudah diserap tubuh, sedangkan tomat mentah lebih baik untuk asupan vitamin C yang peka terhadap panas. Likopen larut dalam lemak, sehingga mengonsumsi tomat bersama sumber lemak sehat seperti minyak zaitun atau alpukat dapat meningkatkan penyerapannya.

Tomat bersifat asam. Penderita GERD atau gastritis kronis disarankan membatasi atau menghindari tomat mentah, saus tomat, dan produk olahan tomat, karena keasaman dapat mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah sehingga asam lambung naik. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan likopenemia, yaitu kulit berubah warna menjadi oranye atau kekuningan. Keasaman tomat juga dapat mengikis email gigi dan mengiritasi saluran cerna dalam jangka panjang.

Reaksi alergi pada kulit setelah mengonsumsi tomat secara rutin perlu diperiksakan ke dokter. Tomat termasuk tanaman keluarga nightshade, dan orang dengan kondisi autoimun tertentu mungkin perlu membatasinya. Heartburn, nyeri ulu hati yang menetap, atau reaksi kulit setelah konsumsi tomat memerlukan pemeriksaan dokter.

BACA JUGA:7 Kebiasaan Sehat Untuk Bantu Jaga Kesehatan Organ Tubuh

Tidak ada jumlah harian tomat yang ditetapkan. Konsumsi dalam porsi wajar dan seimbang dianjurkan. Sebuah penelitian yang dikutip menggunakan likopen setara 150 gram tomat matang per hari selama tiga bulan.

Beberapa cara penggunaan tomat pada kulit atau tubuh, seperti masker dari tomat atau mengoleskan potongan tomat pada jerawat, banyak beredar, tetapi tidak ada alasan ilmiah yang dijelaskan untuk cara tersebut.

Kategori :