Penggunaan jaket atau perlengkapan dengan warna cerah maupun elemen reflektif dapat membantu pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya, khususnya ketika kondisi pencahayaan terbatas.
4. Periksa Kondisi Sepeda Motor Sebelum Berangkat
Pastikan sepeda motor dalam kondisi prima sebelum digunakan, terutama saat berkendara pada malam hari.
Periksa fungsi lampu utama, lampu sein, lampu rem, kondisi ban, rem, serta kecukupan bahan bakar.
BACA JUGA:Candaan Mbappe soal Mao Zedong Berujung Putus Kontrak Hingga Siaran La Liga Dihentikan di China
Pastikan pula lampu utama digunakan sesuai fungsinya dan tidak mengganggu pandangan pengendara lain.
Pemeriksaan ini penting untuk membantu mengurangi risiko gangguan selama perjalanan, terlebih ketika akses ke bengkel atau tempat pengisian bahan bakar terbatas pada malam hari.
5. Jaga Jarak Aman dan Sesuaikan Kecepatan
Pada malam hari, keterbatasan jarak pandang dan silau dari lampu kendaraan lain dapat membuat pengendara membutuhkan waktu lebih lama untuk mengenali potensi bahaya.
BACA JUGA:Kolaborasi, Jalan Keluar dari Kebuntuan Literasi Numerasi Daerah
Oleh karena itu, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta kemampuan pandangan.
Pengendara dapat menerapkan jarak waktu minimal tiga detik dengan kendaraan di depan dan menambah jarak ketika kondisi jalan atau cuaca kurang mendukung.
Melalui edukasi keselamatan berkendara ini, Sinsen terus berkomitmen mengampanyekan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab kepada masyarakat Jambi.
Sejalan dengan semangat kampanye keselamatan berkendara Honda, #Cari_Aman, Sinsen mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan memastikan kondisi tubuh maupun kendaraan siap sebelum memulai perjalanan. *