Ingin Mendahului Kendaraan Lain? Simak 6 Tips Aman dari Sinsen
Aman saat mendahui kendaraan lain-Foto: ist-jambi independent
JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Salah satunya melalui edukasi mengenai pentingnya memahami teknik mendahului kendaraan lain secara aman dan benar, mengingat manuver ini membutuhkan kewaspadaan serta pertimbangan kondisi lalu lintas untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.
Mendahului kendaraan lain kerap dilakukan pengendara untuk menyesuaikan kecepatan perjalanan. Namun, manuver ini tidak boleh dilakukan secara terburu-buru atau hanya mengandalkan perkiraan. Pengendara perlu memastikan kondisi jalan, jarak pandang, serta posisi kendaraan lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
Berikut enam langkah aman yang dapat diterapkan saat berkendara di jalan raya.
1. Nyalakan Lampu Sein Kanan
Sebelum berpindah jalur untuk mendahului, nyalakan lampu sein kanan sebagai tanda kepada pengguna jalan lain bahwa kita akan bergerak ke kanan. Pastikan kondisi sekitar aman sebelum berpindah jalur dan jangan melakukan manuver secara mendadak.
2. Pastikan Kondisi Lalu Lintas di Depan
Perhatikan kondisi jalan dan kendaraan di depan. Pastikan jarak pandang cukup luas, kondisi jalan memungkinkan untuk mendahului, serta tidak ada kendaraan dari arah berlawanan yang dapat membahayakan. Hindari mendahului di tikungan, tanjakan, persimpangan, atau area dengan marka jalan yang melarang manuver tersebut.
BACA JUGA: Dinas Kesehatan Muaro JambSiapkan 23 Rumah Oksigen Gratis
3. Periksa Kondisi Lalu Lintas di Belakang
Gunakan spion untuk memeriksa kendaraan di belakang dan pastikan tidak ada pengguna jalan lain yang sedang mendahului. Periksa pula area yang tidak terlihat melalui spion sebelum berpindah jalur agar manuver dapat dilakukan dengan lebih aman.
4. Gunakan Klakson Seperlunya
Klakson dapat digunakan seperlunya untuk memberikan peringatan kepada kendaraan di depan. Namun, bunyi klakson bukan berarti kendaraan di depan telah memberikan izin untuk didahului. Pengendara tetap harus memastikan situasi lalu lintas aman sebelum melakukan manuver.
5. Pastikan Ruang Mendahului Benar-Benar Aman
Jangan memaksakan diri untuk mendahului apabila kendaraan di depan tidak memberikan ruang yang cukup atau kondisi lalu lintas belum memungkinkan. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan tunggu kesempatan yang lebih aman. Hindari mengambil risiko hanya demi tiba lebih cepat di tujuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






