Harga 5.499 yuan setara sekitar 820 dolar AS. Beberapa laporan awal menyebut angka itu sudah termasuk subsidi, sedangkan laporan lain menuliskan harga setelah subsidi nasional yang lebih rendah, mulai 4.999 yuan.
Angka ini adalah harga di China dan bukan harga resmi Indonesia.
Honor juga menyiapkan model lain dalam keluarga ini. Win 2 RT disebut memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan satu kipas dan baterai 12.070mAh,
BACA JUGA:Momen Paripurna HUT ke-27 Tanjab Timur, SKK Migas-PetroChina Serahkan Program PPM Rp18 Miliar
sedangkan Win 2 Turbo disebut memakai Snapdragon 8s Gen 4 tanpa pendingin aktif. Harga kedua model ini belum dipublikasikan pada laporan yang tersedia.
Bagi pembeli di Indonesia, ketiadaan peluncuran resmi berarti belum ada harga rupiah, jadwal, maupun garansi lokal.
Membeli lewat jalur impor tidak resmi berisiko pada garansi, layanan purnajual, dan dukungan pembaruan. Pembeli sebaiknya menunggu pengumuman resmi Honor Indonesia sebelum mengambil keputusan.
Sebagai pembanding, ponsel gaming lain di kelas serupa seperti RedMagic 12 Pro+ memakai satu kipas, sedangkan Win 2 menawarkan dua kipas dengan baterai lebih besar.
BACA JUGA:Kado Rp18 Miliar SKK Migas PetroChina, Dua Srikandi Tanjab Timur Kompak Beri Apresiasi di Paripurna
Perbandingan ini masih berdasarkan spesifikasi di atas kertas, dan hasil nyata baru bisa dinilai setelah ulasan independen, termasuk pengujian suhu saat mengisi daya cepat sambil bermain gim.
Secara keseluruhan, Honor Win 2 tampil sebagai ponsel gaming yang agresif dengan chipset terbaru, layar 185Hz, dan baterai di atas 10.000mAh.
Namun, ponsel ini baru resmi di China, sehingga calon pembeli di Indonesia perlu bersabar menunggu kepastian ketersediaan, harga, dan spesifikasi versi global bila memang ada.*