Angka ini adalah harga di China dan bukan harga resmi Indonesia. Harga di tiap warna disebut sama.
Pilihan warnanya adalah Nightfreeze, Subzero, dan Skyfrost, di mana Skyfrost baru tiba belakangan pada tahun ini.
BACA JUGA:ISEF 2026: ”Kebaikan untuk Semua” Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia
Ada pula edisi Golden Saga berbahan karbon tempa dengan RAM 24GB dan penyimpanan 1TB yang telah diumumkan, tetapi detail lengkapnya belum dibuka.
Di samping itu, RedMagic juga menawarkan monitor MiniLED 5K dengan harga sekitar 6.499 yuan sebagai produk pendamping.
Bagaimana dengan Indonesia? Hingga kini belum ada pengumuman resmi tentang penjualan RedMagic 12 Pro+ di Indonesia, termasuk harga rupiahnya.
Yang sudah diumumkan adalah peluncuran global dengan nama RedMagic 12 Pro, bukan Pro+, pada 3 November 2026.
BACA JUGA: Pertukaran Gagasan Ekonomi Asia: FEB UNJA Sukses Gelar JEBAC 2026 dengan Rekor 198 Presenter
Spesifikasi, harga, dan ketersediaan global akan dibagikan pada tanggal tersebut, sehingga spesifikasi versi global bisa berbeda dari versi China.
Satu catatan penting, versi global yang bernama 12 Pro belum tentu identik dengan 12 Pro+ yang diluncurkan di China.
Pembeli di Indonesia sebaiknya menunggu rincian resmi pada 3 November, terutama bila fitur seperti PC Emulator dan layar bawah kamera menjadi alasan utama membeli, karena ketersediaan fitur tersebut di pasar global belum dikonfirmasi.
Bagi penggemar gim, potensi memainkan gim Steam di ponsel tentu menggoda.
BACA JUGA: Pertukaran Gagasan Ekonomi Asia: FEB UNJA Sukses Gelar JEBAC 2026 dengan Rekor 198 Presenter
Namun, gim PC dirancang untuk kontrol dan kekuatan perangkat berbeda.
Meski ponsel ini punya pendinginan agresif dan keluaran layar eksternal, pengalaman sebenarnya akan sangat bergantung pada gim, pengaturan grafis, dan kualitas emulasi.
Secara keseluruhan, RedMagic 12 Pro+ menjadi ponsel gaming yang agresif dengan layar 185Hz, pendingin cair RGB, dan baterai besar.