Soal daya tahan baterai, Oppo mengklaim earbud saja mampu bertahan hingga 9,5 jam dalam mode AAC atau 8 jam dalam mode LHDC.
Jika dihitung bersama casing pengisian daya, total daya tahannya dapat mencapai 40 jam dalam mode AAC atau 36 jam dalam mode LHDC, dengan dukungan pengisian cepat untuk penggunaan yang lebih fleksibel sepanjang hari.
Ketika dipasangkan dengan smartphone Oppo yang kompatibel, Enco Clip2 turut mendapat fitur tambahan bernama AI Translate yang memungkinkan penerjemahan suara secara real-time, sehingga berguna bagi pengguna yang sering berkomunikasi lintas bahasa.
Product Manager Enco Clip2, Eric Xiong, menyampaikan bahwa desain menjadi fokus utama Oppo dalam mengembangkan perangkat ini, tanpa mengesampingkan sisi fungsionalitasnya.
BACA JUGA:Karhutla Masih Jadi Perhatian, Polda Jambi Perkuat Pasukan Lewat Operasi Aman Nusa II 2026
Di pasar Indonesia, Oppo Enco Clip2 dibanderol dengan harga resmi Rp2.899.000, dan dapat dibeli melalui kanal resmi Oppo maupun sejumlah marketplace resmi dengan potongan harga tambahan.
Sebagai perbandingan, di pasar global seperti Eropa, perangkat ini sempat dipasarkan dengan harga sekitar 179 Euro, sedangkan di Singapura dibanderol SGD229.
Dengan kombinasi desain fashion-forward, kolaborasi audio bersama Dynaudio, serta fitur pintar berbasis AI, Oppo Enco Clip2 diposisikan sebagai perangkat audio premium yang menyasar pengguna urban yang aktif,
mulai dari kebutuhan bekerja, berjalan kaki, olahraga ringan, hingga commuting sehari-hari, sekaligus tetap dapat mendengar suara sekitar berkat desain open-ear yang diusungnya.*