Meski pemrosesan gambar mendapat dukungan dari chipset yang lebih baru, peningkatan yang dihasilkan pada kamera ultrawide diperkirakan tidak terlalu signifikan. Artinya, sektor ini bukan menjadi bagian yang mendapatkan pembaruan besar pada POCO X8 Pro.
2. Fitur Always-on-display Yang Tidak ‘Always’
Seperti kebanyakan smartphone dengan panel AMOLED, POCO X8 Pro turut dibekali fitur Always-On Display (AOD). Fitur ini memungkinkan informasi tertentu tetap ditampilkan ketika layar dalam kondisi terkunci, sehingga pengguna dapat melihat informasi tanpa harus membuka kunci ponsel.
BACA JUGA:MPV Mewah Berteknologi Hi4, GWM Wey G9 Siap Meramaikan Pasar Indonesia
Namun, implementasi AOD pada POCO X8 Pro terbilang cukup terbatas. Meski tersedia dengan nama Always-On Display di menu pengaturan, fitur tersebut ternyata belum benar-benar dapat membuat layar tetap menyala sepanjang waktu.
AOD pada POCO X8 Pro hanya mampu mempertahankan tampilan selama sekitar 10 detik setelah layar dikunci. Tidak tersedia opsi untuk mengatur agar tampilan tersebut terus aktif, sehingga fungsi Always-On Display-nya terasa kurang maksimal dibandingkan ekspektasi dari namanya.
Spekulasi POCO X8 Pro
● Chipset: MediaTek Dimensity 8500 Ultra (4 nm)
BACA JUGA: Membedah Ketangguhan Daihatsu New Terios: Mengapa Jarak ke Tanah Jadi Kunci Utama?
● GPU: Mali-G720 MC8
● Layar: AMOLED 6,59 inci, resolusi 1.5K, refresh rate 120Hz
● Touch Sampling Rate: 480Hz
● Kecerahan: 3.500 nits
● Perlindungan layar: Corning Gorilla Glass 7i
● RAM: 8GB LPDDR5X
● Penyimpanan: 256GB UFS 4.1