“Numerasi lebih dari sekadar kemampuan berhitung, tetapi juga fondasi untuk berpikir, memahami masalah, dan mengambil keputusan," kata dia.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberi lebih banyak anak kesempatan untuk belajar, mencoba, mencoba lagi, hingga percaya bahwa mereka bisa dan berhasil,” sambung Nugroho.
Ia berharap pengembangan ekosistem pembelajaran tersebut dapat membantu membangun generasi yang lebih percaya diri dan siap menghadapi perkembangan masa depan.
Meski memanfaatkan kecerdasan buatan, Telkomsel menegaskan bahwa teknologi tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru.
BACA JUGA:Kolam Retensi Kajang Lako Ditata, Kendalikan Banjir Sekaligus Jadi Ruang Publik Baru
Dalam konsep AI for Education, guru tetap ditempatkan sebagai pusat dalam proses pembelajaran. Teknologi digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung pendidik dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan perkembangan kemampuan siswa.
Dengan kata lain, AI diharapkan membantu proses pembelajaran tanpa menghilangkan peran penting guru dalam memberikan arahan, empati, perhatian, dan pemahaman terhadap kebutuhan setiap anak.
Dalam kesempatan tersebut, para guru dan siswa juga diperkenalkan serta mencoba pembelajaran menggunakan Sacred Octagon dan pendekatan GASING.
Kegiatan itu menjadi langkah awal untuk memahami kebutuhan di lapangan sekaligus mengukur manfaat program secara bertahap sebelum pengembangan lebih lanjut.
BACA JUGA:Peringatan Prakiraan Cuaca BMKG! Warga Jambi Diminta Jaga Hidrasi di Tengah Suhu Panas Siang Ini
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut kolaborasi tersebut dan menilai penguatan numerasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan zaman.
Menurutnya, kemampuan numerasi dapat membentuk generasi yang terbiasa berpikir secara logis dan bekerja berdasarkan data.
“Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun SDM Bali Unggul, karena kemampuan numerasi akan membentuk generasi yang terbiasa berpikir logis, bekerja berbasis data, dan siap beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Wayan Koster.
Ia mengapresiasi kolaborasi Telkomsel bersama Prof. Yohanes Surya dalam menghadirkan program tersebut di Bali.
BACA JUGA:Peringatan Prakiraan Cuaca BMKG! Warga Jambi Diminta Jaga Hidrasi di Tengah Suhu Panas Siang Ini
Pemprov Bali, lanjutnya, siap mendorong perluasan kolaborasi agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan masyarakat.