Pemkab Batang Hari Luncurkan Gerakan Memuliakan Ahli Kubur

Rabu 22-04-2026,19:54 WIB
Reporter : Subhi
Editor : Surya Elviza

BATANG HARI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menunjukkan respons cepat terhadap rencana aksi “Gerakan Bersama Memuliakan Ahli Kubur” dengan menggelar sosialisasi resmi di Ruang Pola Besar Kantor Bupati, Rabu 22 April 2026.

Program ini merupakan tindak lanjut dari audiensi antara Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari pada Minggu (19/4/2026). Pertemuan tersebut membahas implementasi Fatwa MUI Kabupaten Batang Hari Nomor B.064/DP-MUI/BH/01/IX/2024 tentang Penataan Kuburan Islami.

Peresmian kegiatan sosialisasi dibuka oleh Bupati Batang Hari yang diwakili oleh Asisten I Setda, M. Rifai. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk menata area pemakaman sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

“Gerakan ini adalah upaya kita mengembalikan tata kelola pemakaman agar sesuai dengan ajaran agama. Makam yang sederhana dan rapi mencerminkan nilai kebersamaan serta menghindari perilaku mubazir,” ujarnya.

BACA JUGA:Ririn Novianti Ajak Warga Muaro Jambi Jadikan Hari Bumi 2026, Momentum Aksi Nyata Selamatkan Gambut

Ia juga berharap penataan ini tidak hanya berdampak pada aspek keagamaan, tetapi juga meningkatkan kebersihan dan kerapian lingkungan pemakaman, sehingga masyarakat dapat berziarah dengan lebih khusyuk.

Ketua MUI Kabupaten Batang Hari dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya menjaga kemurnian tata cara pemakaman sesuai syariat. Beberapa poin utama yang disampaikan dalam sosialisasi antara lain larangan membangun makam secara berlebihan, menghindari bangunan permanen atau mewah di atas kuburan, serta menjaga adab saat berziarah, seperti tidak duduk di atas makam.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memastikan bentuk nisan dan gundukan tanah tetap sederhana sesuai sunnah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, kepala OPD, Sekretaris DPRD, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, tokoh agama, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Lembaga Adat, serta para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Batang Hari. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap implementasi program ini di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Al Haris Kukuhkan Petugas Haji Jambi 2026, Pelayanan Maksimal untuk Jemaah Lansia

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap terciptanya penataan pemakaman yang lebih tertib, bersih, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam di seluruh wilayah kabupaten.(*)

Kategori :