SAROLANGUN, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Sarolangun terpantau stabil. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat di angka Rp15.250 per kilogram, sementara beras medium dan beras program SPHP berada di kisaran Rp12.867 per kilogram. Kedelai impor juga relatif stabil di harga Rp10.000 per kilogram.
Di kelompok bumbu dapur, bawang merah dijual sekitar Rp25.333 per kilogram dan bawang putih bonggol Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, dari tabel harga pangan laman Pemkab Sarolangun (11/4/2026), harga cabai bervariasi, dengan cabai rawit merah menjadi yang tertinggi yakni Rp58.000 per kilogram, diikuti cabai merah keriting Rp24.000 dan cabai merah besar Rp22.333 per kilogram.
BACA JUGA:Huawei Pura 90 Pro & Pro Max Meluncur 20 April, Kamera 200 MP Jadi Sorotan
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi dan daging kerbau segar sama-sama berada di angka Rp130.000 per kilogram.
Daging ayam ras dijual Rp40.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di harga Rp31.000 per kilogram.
Kebutuhan pokok lainnya seperti gula konsumsi tercatat Rp17.500 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual Rp17.000 per liter, minyak goreng curah Rp16.000 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung mencapai Rp50.000 per kilogram, ikan tongkol Rp45.000, dan ikan bandeng Rp35.000 per kilogram.
BACA JUGA:Mitsubishi Fuso Siapkan Armada dan Layanan Canggih, Cold Chain Jadi Masa Depan Logistik
Sementara itu, komoditas lain seperti tepung terigu curah dan kemasan masing-masing berada di harga Rp9.000 dan Rp13.000 per kilogram, serta garam konsumsi di angka Rp13.000 per kilogram. Jagung di tingkat peternak tercatat Rp5.700 per kilogram.
Secara umum, stabilnya harga pangan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kestabilan ekonomi daerah.
Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memantau perkembangan harga seiring perubahan kondisi pasar. *