JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Ini yang terjadi, jika dua perusahaan raksasa otomotif Chery dan Jaguar Land Rover kolaborasi. Mereka resmi mengumumakan Freelander sebagai debut global kendaraan energi baru (NEV) premium.
Freelander adalah mobil berjenis SUV kompak yang diproduksi oleh Land Rover. Merek ini sebenarnya telah diumumkan sebagai entitas independen sejak Juni 2024, dan kini melakukan debut globalnya dengan model konsep pertama yang dikenal sebagai Concept 97.
Freelander sebagai merek NEV premium yang menggabungkan warisan desain Inggris Jaguar Land Rover dengan teknologi elektrifikasi dan kemampuan pengembangan produk dari Tiongkok.
Model perdana Freelander akan hadir sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) berkapasitas enam penumpang. Dari teaser yang dirilis, desainnya terlihat boxy dan kokoh, mengusung karakter tangguh yang mengingatkan pada Land Rover Defender, bahkan dijuluki sebagai “mini Defender” versi China. Tampilan depan dilengkapi lampu utama berbentuk persegi dengan grafis LED modern.
Dilihat dari sisi estetika, Freelander tampil dengan identitas visual boxy yang sangat kuat, memicu ingatan pada siluet klasik Land Rover Discovery.
Wajah depannya mengaplikasikan konsep tertutup khas mobil listrik kekinian, yang dipadukan dengan lampu utama berbentuk kotak serta tambahan aksen lampu di sudut untuk menciptakan nuansa retro modern. Penggunaan kap mesin model clamshell semakin mempertegas karakter kendaraan yang kokoh dan berwibawa.
Freelander akan beroperasi terpisah dari lini Jaguar Land Rover Range Rover, Defender, Discovery, dan Jaguar serta tidak berada di bawah portofolio Chery. Model pertamanya dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun ini.
Secara global, Freelander bermarkas di Shanghai dengan dukungan pusat desain di Gaydon (Inggris) dan Shanghai, riset di Suzhou, serta fasilitas produksi di Changshu. Seluruh produk dikembangkan bersama tim desain Jaguar Land Rover dan tim lokal China.
Merek ini telah mengantongi izin produksi NEV pada akhir 2025, dengan produksi massal model pertama dimulai di Changshu pada akhir 2026. Setelah debut di China, ekspansi global akan dilakukan cepat, dengan rencana peluncuran model baru setiap enam bulan dan total enam model dalam lima tahun.
Freelander juga memperkenalkan platform SUV baru yang mendukung listrik murni, plug-in hybrid, hingga range extender. Arsitektur ini sudah mengadopsi sistem 800V.
Dari sisi teknologi, mobil pertama akan dibekali sistem pengemudian cerdas Huawei Qiankun dengan LiDAR 896 baris. Untuk kemampuan off-road, tersedia sistem i-ATS dengan tiga differential lock dan suspensi adaptif. Performa komputasi ditopang chip Qualcomm Snapdragon 8397.
Di sektor baterai, Freelander bekerja sama dengan CATL menghadirkan baterai "Freevoy" dengan kemampuan pengisian 6C hingga 360 kW. Baterai ini dirancang untuk penggunaan ekstrem dengan perlindungan ekstra dan teknologi keselamatan terbaru.
BACA JUGA:Program Berbasis RT Digeber, Maulana Optimistis Pembangunan Makin Merata