Dari Dokter ke Kepala Daerah: Profil Maulana Wali Kota Jambi 2025–2030
Kota Jambi Raih Juara Umum MTQ ke-54 Provinsi Jambi 2025, Wali Kota Maulana: Ini Sejarah Baru-ist-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kota Jambi resmi memasuki era kepemimpinan baru setelah Maulana dilantik sebagai Wali Kota untuk periode 2025–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan pada 20 Februari 2025, langsung dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Maulana, yang berpasangan dengan Diza Hazra Aljosha, meraih kemenangan gemilang dalam Pilkada 2024 dengan perolehan suara 73,26% atau 192.623 suara.
Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap gaya kepemimpinannya yang humanis dan berorientasi masa depan.
Jejak Maulana: Dari Dunia Medis ke Pemerintahan
Lahir pada 14 Februari 1976, Maulana dikenal luas sebagai dokter PNS yang memahami kebutuhan dasar masyarakat sekaligus dinamika birokrasi pemerintahan.
Dedikasinya dalam bidang kesehatan tercermin melalui pendirian fasilitas seperti RSIA Annisa Jambi dan Klinik Hamdy Maulana Medika.
Tak hanya di bidang kesehatan, Maulana juga aktif di dunia pendidikan dan sosial.
Ia mendirikan Institut Agama Islam Muhammad Azim dan jaringan rumah tahfiz yang kini telah tersebar di berbagai wilayah.
Karier Politik yang Terbangun Bertahap
Langkah politik Maulana dimulai pada 2013 sebagai calon Wakil Wali Kota.
Pengalamannya semakin matang ketika menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi periode 2018–2023 mendampingi Syarif Fasha.
Selama periode tersebut, Maulana dikenal sebagai sosok eksekutor kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepercayaan publik dan partai terus menguat, dibuktikan dengan kembali terpilihnya Maulana sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi untuk periode 2025–2030.
Perpaduan Akademisi, Praktisi, dan Filantropis
Selain politik, Maulana adalah akademisi. Ia meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Pakuan (2018), melengkapi pendidikan kedokteran dari Universitas Brawijaya dan Magister Kesehatan dari Universitas Indonesia.
Kombinasi pengalaman birokrasi, usaha, dan sosial ini menjadi modal kuat dalam memimpin Kota Jambi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




