JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Mengunyah makanan lebih lama ternyata bukan sekadar bagian dari etika makan, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap kesehatan tubuh, terutama dalam mengontrol asupan kalori.
Sejumlah penelitian modern mengungkap bahwa kebiasaan sederhana ini mampu membuat seseorang makan lebih sedikit dan merasa kenyang lebih lama. Melansir dari Dagens Diabetes, riset yang dilakukan oleh University of Birmingham menemukan bahwa peserta yang mengunyah setiap suapan selama 30 detik mengonsumsi camilan hingga setengah lebih sedikit dua jam setelah makan siang, dibandingkan dengan mereka yang makan seperti biasa. Temuan serupa juga datang dari penelitian di Tiongkok yang menunjukkan bahwa mengunyah hingga 40 kali per suapan dapat menurunkan asupan kalori sekitar 12 persen dalam satu kali makan. BACA JUGA:Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Berlaku, Tiket Pesawat Mudik 2026 dari Bandara Muara Bungo Diskon hingga 18% Meski terdengar sebagai temuan modern, prinsip ini sejatinya telah dikenal sejak lebih dari 14 abad lalu dalam ajaran Islam. Apa yang Terjadi Saat Kita Mengunyah? Mengunyah bukan sekadar proses mekanis, tetapi merupakan tahap awal penting dalam sistem pencernaan. Berdasarkan penjelasan dari Fakultas Kedokteran UII, proses mengunyah membantu membentuk bolus atau partikel makanan yang lebih kecil sehingga mudah ditelan. Selain itu, aktivitas ini juga mengaktifkan enzim dalam air liur, seperti amilase, yang mulai memecah karbohidrat sejak di dalam mulut. Air liur berperan sebagai langkah awal pencernaan. Jika proses ini tidak berjalan optimal, maka sistem pencernaan selanjutnya, seperti di lambung dan usus, juga bisa terganggu. BACA JUGA:Jangan Sampai Salah Jadwal! Bank Jambi Tetap Buka Saat Cuti Lebaran, Ini Jam Layanan Terbarunya Benarkah Harus 32 Kali? Angka 32 atau 33 kali kunyahan yang sering disebut ternyata bersifat arbitrer atau tidak mutlak. Melansir dari SBS Food, tidak ada jumlah pasti yang berlaku untuk semua jenis makanan. Nasi, daging, maupun sayuran memiliki tekstur berbeda sehingga membutuhkan jumlah kunyahan yang berbeda pula. Namun demikian, prinsip utamanya tetap sama, yakni mengunyah makanan hingga benar-benar halus sebelum ditelan. Profesor Sandra Capra dari University of Queensland menjelaskan bahwa mengunyah dengan baik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, memperlancar pencernaan, serta membantu tubuh lebih cepat mengenali rasa kenyang. Sejalan dengan Ajaran Islam Menariknya, kebiasaan ini juga selaras dengan ajaran Islam yang menekankan adab makan secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Dalam sebuah hadits disebutkan: "Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat tergesa-gesa berasal dari setan." (HR. Al-Baihaqi) Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk memperkecil suapan dan memperbaiki kunyahan. Meski dalam beberapa riwayat disebutkan angka tertentu, esensi utamanya adalah makan dengan tenang dan memastikan makanan dikunyah dengan baik sebelum ditelan. BACA JUGA:Jangan Sampai Ludes! Ini 4 Strategi yang Bikin THR Tetap Utuh dan Menghasilkan Kesimpulan Mengunyah makanan lebih lama bukan hanya kebiasaan baik, tetapi juga strategi sederhana yang terbukti secara ilmiah untuk menjaga kesehatan. Mulai dari membantu pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, hingga mengontrol asupan kalori, semua manfaat ini bisa didapat hanya dengan memperbaiki cara makan sehari-hari.Rahasia Sehat ala Islam Terbukti Sains: Mengunyah Lama Bikin Kenyang Lebih Cepat
Rabu 18-03-2026,21:40 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal
Tags : #tips makan
#sunnah
#pencernaan
#kesehatan tubuh
#kesehatan
#islam
#gaya hidup sehat
#diet sehat
Kategori :
Terkait
Kamis 17-09-2026,11:10 WIB
Kabut Asap Jambi Makin Pekat, Dokter Ungkap 3 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Tubuh Tetap Terjaga
Selasa 15-09-2026,08:30 WIB
Terlalu Lama Pakai Earphone, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Telinga
Minggu 13-09-2026,07:00 WIB
Bukan Main! Ini 5 Manfaat Buah Pisang yang Jarang Diketahui
Senin 07-09-2026,12:03 WIB
20.444 Kasus ISPA Tercatat di Tebo hingga Awal September, Kabut Asap Jadi Sorotan
Senin 24-08-2026,09:21 WIB
Wamenko: Penanganan Karhutla Harus Sejalan Perlindungan Kesehatan
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,16:53 WIB
Samsung Galaxy A08, Hadirkan dengan Baterai Besar 6.000 mAh, dilengkapi Fitur AI dengan Harga Terjangkau
Jumat 25-09-2026,17:18 WIB
Jelang HUT Propam Polri ke-24, Bid Propam Polda Jambi Turun ke Jalan dan Datangi Panti Asuhan
Jumat 25-09-2026,16:41 WIB
Sampah Kerap Menumpuk di Kompleks Perkantoran Muaro Jambi, Ini Kata DLH
Sabtu 26-09-2026,07:00 WIB
Membedah Mitsubishi Destinator Bekas: SUV Modern yang Layak Dibeli dan Kian Diburu Konsumen
Jumat 25-09-2026,20:46 WIB
Kerangka Manusia Ditemukan di Muara Tembesi Batanghari, Polisi Ungkap Fakta dari Olah TKP
Terkini
Sabtu 26-09-2026,10:45 WIB
Pengadilan Agama Jambi dan Kantor Pertanahan Kota Jambi Perkuat Sinergi Penanganan Perkara Pertanahan
Sabtu 26-09-2026,10:33 WIB
SPBUN PTPN IV Regional IV Turun Tangan, Arief Kurniawan: Kami Wajib Melindungi dan Mengayomi Anggota
Sabtu 26-09-2026,10:30 WIB
Laras Gagah Jetour T2 i-DM: Sentuhan SUV Modern Berjiwa Petualang
Sabtu 26-09-2026,10:00 WIB