Geopolitik Memanas! Serangan AS ke Iran Dongkrak Harga Minyak Dunia

Senin 02-03-2026,19:25 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Harga minyak dunia melonjak signifikan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global terhadap gangguan pasokan energi.

Kenaikan harga terjadi di tengah meningkatnya risiko konflik yang dapat mengganggu jalur distribusi minyak, terutama di kawasan Teluk yang selama ini menjadi salah satu pusat produksi dan ekspor energi terbesar dunia.

BACA JUGA:Bantah Isu Tutup Alfamart-Indomaret demi KDMP, Lasarus: Hanya Soal Pembatasan Ekspansi, Bukan Tutup Usaha

 

Ketegangan Geopolitik Picu Lonjakan Harga

Pasar merespons cepat perkembangan situasi tersebut. Harga minyak mentah jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) tercatat menguat tajam dalam perdagangan internasional.

Analis menilai, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi memengaruhi stabilitas Selat Hormuz—jalur vital pengiriman minyak global. Jika distribusi terganggu, suplai minyak dunia bisa tertekan dan mendorong harga naik lebih tinggi.

Investor cenderung mengambil posisi aman (safe haven) dan meningkatkan spekulasi terhadap komoditas energi sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik.

BACA JUGA:ATM Bank Jambi Masih Dibatasi! Dirut Pastikan Dana Nasabah Kembali 100 Persen, Termasuk Biaya Admin

 

Dampak ke Ekonomi Global

Lonjakan harga minyak tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga berpotensi menekan inflasi global. Negara-negara importir minyak diperkirakan menghadapi tekanan biaya energi yang lebih tinggi.

Kenaikan harga bahan bakar dapat memicu kenaikan harga transportasi, logistik, hingga bahan pokok. Kondisi ini dikhawatirkan memperlambat pemulihan ekonomi di sejumlah negara yang masih menghadapi tantangan pertumbuhan.

Ekonom menilai, jika konflik terus berlanjut, volatilitas harga minyak akan semakin tinggi dan berisiko memicu ketidakstabilan pasar keuangan global.

BACA JUGA:Ironi di Depan Kantor DLH! Sampah Menggunung Bau Menyengat di Kawasan Perkantoran Pemkab Muaro Jambi

 

Pelaku Pasar Tunggu Respons Lanjutan

Pelaku pasar kini mencermati langkah lanjutan dari kedua negara serta respons komunitas internasional. Upaya diplomasi dinilai menjadi faktor kunci dalam meredakan ketegangan dan menstabilkan harga energi.

Sejumlah lembaga energi internasional juga disebut tengah memantau ketersediaan cadangan minyak global untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan.

Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika geopolitik masih menjadi faktor utama yang memengaruhi fluktuasi harga komoditas strategis dunia.

Kategori :