Rasa Malas Sering diCap Sebagai Musuh, Ini Dia Penjelasannya !

Sabtu 16-08-2025,14:05 WIB
Reporter : faisal
Editor : faisal

Penelitian dari The Journal of Experimental Psychology menemukan bahwa istirahat sejenak di sela aktivitas berat justru meningkatkan fokus dan hasil kerja. Jadi, daripada memaksakan diri saat energimu drop, lebih sehat jika kamu beri waktu jeda. Rasa malas yang ditangani dengan bijak bisa berubah jadi bahan bakar baru.

Rasa Malasmu Juga Perlu Dipahami, Bukan Disalahkan

Menghukum diri karena malas justru membuat siklus tidak produktif makin dalam. Sebaliknya, perlakukan rasa malas dengan pengertian. Rasa malas bukan tanda kamu gagal. Ia hanya ingin kamu berhenti sejenak dan bertanya, “apa yang sebenarnya tubuhku butuhkan sekarang?”.

Jadi, malas itu bukan musuh. Ia adalah alarm kecil dari dalam tubuh dan pikiranmu yang berkata, “tolong dengar aku”. Ketika kamu belajar mendengarnya dengan lembut, bukan menolaknya mentah-mentah, kamu akan menemukan ritme hidup yang lebih sehat, lebih sadar, dan jauh dari sekadar produktivitas kosong.

Kategori :