Asiiik..., Bansos PKH Sudah Cair, Warga Mengaku Terbantu saat Harga Sawit dan Karet Anjlok

Senin 08-05-2023,17:16 WIB
Reporter : Siti Halimah
Editor : Surya Elviza

MUARA BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Asiiik, Bansos PKH cair saat harga sawit dan karet anjlok. Warga mengaku sangat terbantu. 

 

Pemerintah terus mengeluarkan bantuan sosial (Bansos) PKH untuk memberi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Hari ini, warga terlihat mendatangi kantor pos untuk mengambil uang bansos PKH yang sudah cair.

 

Apalagi, di saat kondisi ekonomi sulit ditambah lagi harga komoditi sawit dan karet yang mengalami penurunan dratis.

BACA JUGA:Tolak RUU Kesehatan, Puluhan Nakes dari 5 Organisasi Progesi Bidang Kesehatan Temui Ketua DPRD Provinsi Jambi

BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Jalinsum Kabupaten Bungo, Motor vs Truk, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

 

Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bansos membuat penerima yang sudah terdata sangat terbantu dan mendatangi Kantor Pos Sitiung Jujuhan, Senin 8 Mei 2023.

 

Hasil pantauan jambi-independent.co.id di kantor pos sitiung Jujuhan terlihat para penerima bantuan sedang mengambil bantuan berupa uang di petugas pos.

 

Petugas Pos Sitiung Jujuhan, Eki mengatakan bahwa hari ini, Senin 8 Mei 2023 ada warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang masuk   data susulan.

 

"Untuk yang penerima data lama sudah mengambil bansos. Sementara di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir berjumlah 1500 penerima. Kami petugas pos melayani penerima setiap hari sesuai jam kerja,"ujarnya 

 

"Nominal besar penerima bervariasi tidak sama dana yang diterima,"ungkap Eki.

BACA JUGA:Jangan Lakukan lagi, Ini Bahaya yang Mengintai Jika Sering bawa Ponsel ke Kamar Mandi

BACA JUGA:Cara Hasilkan Uang Hanya Menggunakan HP Tanpa Modal

 

Amai Munah, salah seorang penerima sangat bersyukur karena telah menerima bantuan tersebut.

"Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan ada nya  bantuan Program Keluarga Harapan(PKH) terutama disaat ekonomi sedang sulit ini. Di mana harga karet hanya Rp.6000 per kg dan sawit hanya Rp.1.600 per kg nya. Harapan kami semoga ekonomi kembali stabil,"ungkap Amai Munah. *

 

 

Kategori :