Lurah Sebut Sulit Cari Warga Miskin Ekstrem di Kelurahan Beliung, Kota Jambi

Minggu 11-12-2022,11:18 WIB
Reporter : Gita Savana
Editor : Gita Savana

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Keberadaan warga miskin ekstrem di Kota Jambi ternyata masih sulit ditemukan.

Padahal pemerintah memiliki kuota untuk bantuan pengurusan BPJS Kesehatan bagi warga miskin ekstrem tersebut.

Salah satu kelurahan yang merasa sulit mendata warga miskin ekstrem, ialah di Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Lurah Beliung, Susi mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini telah melakukan pendataan dan tidak menemukan warga di kelurahannya dengan kategori miskin ekstrem.

BACA JUGA:Selama Nataru, Angkutan Batu Bara di Jambi Bakal Dilarang Beroperasi, Ini Kata Dishub 

BACA JUGA:Telkomsel Siaga Berbagi Kasih Tanpa Batas di Momen Natal 2022

“Jadi sesuai dengan SK Gubernur harus warga yang benar-benar sesuai dengan poin yang ditentukan, untuk dapat menerima bantuan pengurusan BPJS Kesehatan ini,” katanya.

Salah satu persyaratannya, dikatakan Susi adalah warga yang memiliki penghasilan kurang dari Rp20.000 per hari.

Kemudian, warga tersebut juga tidak memiliki kendaraan sendiri.

Namun setelah dilakukan pendataan, menurutnya pihaknya belum menemukan, khususnya untuk di Kelurahan Beliung terkait warga yang berpenghasilan kurang dari Rp20.000 per hari.

BACA JUGA:Pelaku Sudah Kabur, Polisi Hanya Hancurkan Peralatan PETI di Tebo 

BACA JUGA:Polda Jambi Razia 4 Tempat Hiburan Malam, Ini Hasilnya

“Kita sudah survei ke pedagang di kantin sekolah, itu mendapatkan mendapatkan untung itu lebih dari Rp50.000. Terus juga kenek bangunan, itu gajinya Rp100.000 per hari, apalagi yang sudah tukangnya. Jadi memang kita khususnya di Kelurahan Beliung ini masih belum mendapatkan adanya warga yang miskin ekstrem,” kata Susi.

Sehingga kata Susi, pihaknya pun belum bisa menyalurkan bantuan pengurusan BPJS Kesehatan tersebut.

Jika sampai dengan tahap kedua, atau sampai berakhirnya penyaluran pada 25 Desember mendatang belum mendapatkan warga untuk memenuhi kuota bantuan BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin ekstrem ini, Susi menyebut pihaknya akan mengusulkan penurunan kriteria bagi warga.

Kategori :