Heboh Isu Pertalite Lebih Cepat Boros Pasca Harga Naik, Pertamina Beri Penjelasan

Kamis 22-09-2022,21:08 WIB
Editor : Surya Elviza

JAKARTA,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Saat ini ramai menjadi perbincangan publik yang menyatakan penggunaan Pertalite lebih boros sejak harga BBM bersubsidi naik.
 
Kini, heboh di media sosial mengenai isu kualitas BBM jenis Pertalite yang dirasa jadi lebih boros setelah harganya naik.
 
Hal ini menjadi perbincangan hangat warganet terutama di media sosial Facebook.
 
Sejumlah warganet mengeluhkan, sejak kenaikan harga BBM Pertalite kualitas bahan bakar dengan RON 90 itu dianggap cepat menguap sehingga membuat penggunaannya lebih boros.
 
BACA JUGA:279.370 Warga Jambi Masuk Kategori Miskin, Daerah Mana yang Paling Banyak?
 
BACA JUGA:Mantan Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri Kembali Diperiksa KPK, Sebut Jadi Saksi untuk 28 Tersangka Baru
 
Hal inipun akhirnya membuat Pertamina angkat bicara.
 
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90) yang sedang ramai belakangan ini seperti dikutip dari  JPNN.com
 
Sebab, Pertamina telah menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan pengawasan kualitas yang ketat. 
 
Menurut Irto, produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.
 
BACA JUGA:Mantan Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri Kembali Diperiksa KPK, Sebut Jadi Saksi untuk 28 Tersangka Baru
 
BACA JUGA:Dikabarkan Sudah Menjadi Tersangka, Melly Khairiya dan Ismed Kahar Kompak Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
 
"Pertamina berkomitmen menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto, Kamis 22 September 2022.
 
Adapun standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.
 
Irto mejelaskan penguapan dapat berubah dengan cepat jika temperatur penyimpanan meningkat bukan adanya perubahan spesifikasi pada Pertalite.
 
“Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan Pertalite ialah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat Celcius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat Celcius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen,” kata Irto.
 
BACA JUGA:Dikabarkan Jadi Tersangka Ketok Palu, Rahima Istri Mantan Gubernur Jambi Fachrori Umar Diperiksa KPK
 
BACA JUGA:Dorong Kinerja UMKM Lokal, BNI Dukung Pameran Kriya Nusantara
 
Untuk itu, Irto mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya. *
 
 
Kategori :