Sebelum Brigadir J Dieksekusi, Putri Candrawathi Menangis dan Lakukan Rapat Singkat dengan Ferdy Sambo

Minggu 21-08-2022,12:30 WIB
Editor : Gita Savana

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Ronny Talapessy selaku pengacara Bharada Richard Elizer Pudihan Lumiu atau Bharada E menjelaskan kesaksikan terbaru atas kasus pembunuhan Brigadir J.

Ternyata sebelum Brigadir J di tembak, Putri Candrawathi melakukan rapat singkat bersama Ferdy Sambo dan tersangka pembunuhan lainya.

Berdasarkan keterangan Bharada E, Ronny Talapessy mengukapkan jika Putri Candrawathi ada di lokasi disaat Brigadir J dieksekusi di rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Ronny Talapessy mengatakan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo melakukan rapat singkat 20 menit untuk membahas soal Brigadir J.

BACA JUGA:Mengaku Dilecehkan, Ternyata Putri Candrawathi Punya Peran Penting Ini Saat Pembunuhan Brigadir J 

BACA JUGA:Tak Takut Embargo Amerika, Jokowi Putuskan Beli Minyak Dari Rusia

"Yang diketahui oleh klien saya (Bharada E) adalah bahwa saudari PC ini memang di rumah di Saguling dan juga ada di TKP," ucap Ronny.

Hal tersebut diungkapkan Ronny Talapessy di akun Youtube TVonenews, Jumat 19 Agustus 2022.

"Ya, jadi memang bahwa ada proses waktu di lantai 3, ketika klien saya dipanggil ke dalam suatu ruangan meeting, ruang rapat. Bahwa ternyata memang sudah ada ibu PC ini di sana, bersama FS dan RR, membicarakan mengenai almarhum Yosua," tambahnya.

"Nah di situlah, waktunya memang sangat pendek, karena klienya saya ini di sana menerima perintah itu, kemudian sampai ke TKP kurang dari 20 menit," tuturnya.

BACA JUGA:Asuransi Akan Mulai Melayani Mobil Listrik, Ini Syaratnya.. 

BACA JUGA:Terbongkar! Rekaman CCTV di Rumah Pribadi Ferdy Sambo yang Beredar Ternyata Editan

Masih dalam pengakuan Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan jika klienya dipanggil ke TKP atas perintah dan dia tidak melakukan percakapan dengan istri Ferdy Sambo lantaran proses pertemuanya cepat.

"Jadi perlu saya sampaikan, klien saya tidak berbicara, tetapi klien saya melihat bahwa ibu PC itu ada di ruangan di lantai 3. Sewaktu masuk ruangan dia tidak melihat ibu PC, tetapi ketika duduk di sofa melihat ibu PC ada di dalam ternyata," ujarnya.

Menurutnya proses rapat di Saguling terlalu cepat hingga sampai di TKP. 

Kategori :