Ini Ancamannya Jika Twitter Tidak Memberikan Data Akun Bodong Kepada Elon Musk

Selasa 07-06-2022,15:25 WIB
Reporter : Surya Elviza
Editor : Surya Elviza

NEW YORK, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Elon Musk memberi peringatan kepada manajemen Twitter agar menyerahkan data akun palsu kepadanya yang saat ini masih beredar.
 
Akun palsu yang masih aktif tersebut dinilainya akan merusak citra Twitter.
 
Miliarder itu pun mengulangi permintaannya berulang kali dalam suratnya. Twitter diharapkan mampu memberikan data seutuhnya tentang akun bot yang selama ini diketahui Twitter. 
 
Surat peringatan Elon Musk ini ditujukan kepada kepala petugas hukum Twitter, Vijaya Gadde. 
 
BACA JUGA:Pastikan Pelayanan Puskesmas Baik, Pj Bupati Bachyuni Deliansyah Tak Sungkan Jongkok di Hadapan Pasien
 
BACA JUGA:PT. Dipo Internasional Perkenalkan Sistem Runner Telematic Sistem Pada Kendaraan Fuso
 
Menghentikan merger dengan Twitter adalah jalan terbaik bagi Elon Musk jika perusahaan itu tidak jujur dalam berbisnis. 
 
Ketidakjujuran itu merupakan pelanggaran material yang jelas-jelas akan merusak citra perusahaan. Elon Musk menginginkan verifikasi data pemilik akun benar-benar absolut tidak seenakannya digunakan.
 
Dirinya terusmemperingatkan manajemen Twitter untuk segera menyerahkan data terbaru terkait pengguna akun bodong alias palsu yang selama ini beredar dan masih aktif.
 
Jika permintaannya ini tidak dituruti, pria yang memiliki kekayaan 218,1 miliar USD itu tidak akan membeli saham Twitter secara penuh seperti yang dijanjikannya.
 
Ya, Elon Musk akan meninggalkan tawarannya senilai US$44 miliar (S$60 miliar) untuk mengakuisisi Twitter Inc jika jaringan media sosial itu gagal memberikan data tentang spam dan akun palsu yang selama ini beredar.  
 
Karena Twitter tidak hanya sebatas perusahaan platform digital yang menawarkan informasi, hiburan, yang dan hal-hal yang menyangkut edukasi publik.
 
BACA JUGA:Lagi, Oknum Dosen di Bengkulu Dipolisikan, Ini Kasusnya
 
BACA JUGA:Bapuk Lagi, Prancis Kembali Gagal Rebut Tiga Poin
 
Ternyata permintaan Elon Musk ini berimbas terhadap saham Twitter. Hingga Senin 6 Jun 2022 turun 5,5 persen menjadi 38,13 dolar AS. 
 
Elon Musk menawarkan sebesar 54,20 dolar AS per saham, menunjukkan bahwa investor tidak mengharapkan kesepakatan akan ditutup pada harga yang disepakati.
 
Sayangnya Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar dari penjelasan Elon Musk tersebut. (viz)
 
 Artikel ini sudah tayang di disway.id
Dengan judul Musk Minta Data Akun Bodong yang Diketahui Twitter Jika Tidak ini Ancamannya/15
 
Kategori :